ALIFIA SORAYA

“Tetap Rendah Hati & Senang Berbagi di Tengah Berlimpahnya Rezeki”

Ketika bertemu sosoknya, kita akan ikut terbawa kesejukkan yang dipancarkan. Santri yang begitu tawadhu’ kepada ustadzahnya. Berlimpahnya rezeki tak membuatnya sombong, justru sebaliknya, ia semakin rendah hati & senang berbagi.
Santri yang akrab disapa Soraya ini, lahir di Jakarta, 24 April 2000. Mempunyai hobi membaca buku dan bercita-cita menjadi pengusaha sukses agar dapat lebih banyak membantu orang-orang yang membutuhkan. Selain itu, ananda juga ingin menjadi seorang guru yang mampu menyampaikan ilmu bermanfaat dunia akhirat.

“ Tokoh yang menjadi inspirasi saya adalah Rasulullah SAW, orang tua & murabbiyah saya. Abi sering mengingatkan ‘ Jangan lupa untuk bershodaqoh, uang saku disisihkan untuk orang-orang yang tidak mampu.’ Begitu juga ummi, ‘Ibadah-ibadah sunnahnya ditingkatkan. Harus menjadi orang yang bermanfaat dan berpengaruh dalam kebaikan untuk orang lain. Murabbiyah saya juga senantiasa memotivasi saya agar saya tidak pernah takut untuk beramar ma’ruf nahi mungkar, khususnya kepada teman-teman. “ Demikian jelas ananda ketika ditanya tentang sosok teladan yang menjadi inspirator besar dalam perjalanan hidupnya sampai dengan ananda kini duduk di bangku kelas XI SMA.

Ananda menyampaikan rasa syukurnya dapat bersekolah di Al Izzah karena mendapatkan banyak ilmu, ilmu dunia akhirat serta belajar menjadi sosok muslimah berkepribadian Islam yang tangguh agar dapat melanjutkan perjuangan dakwah Rasulullah SAW.

Ananda sangat berusaha menjaga keutuhan ukhuwah dengan teman-temannya, berharap bisa menjadi saudara yang saling bertemu dan berpisah karena Allah. Senang berada dalam komunitas pergaulan yang saling dapat mengajak pada kebaikan & selalu mengingatkan untuk taat kepada Allah. Ananda sering berbagi dengan teman-teman juga aktif menyisihkan sebagian uang saku untuk saudara-saudara yang kurang mampu.
Bagi Soraya, prestasi bukanlah sekedar diukur dari nilai akademik. Namun, bagaimana kita mampu mempersembahkan yang terbaik di hadapan Sang Khalik. Prestasi dunia melejit, itu bonus atas kerja keras kita. Akan lebih bernilai prestasi apabila disertai dengan akhlak yang baik.

Pesan Soraya untuk teman-teman.. “ Harapan saya untuk seluruh teman-teman, mari kita perbaiki akhlak kita, khususnya kepada para guru kita yang telah mendidik kita dengan ilmu & kasih sayang. Persembahkan yang terbaik untuk Allah, maka Allah akan berikan yang terbaik untuk kita.”

soraya