LOGIN FORM

Untuk Mengakses Sistem Administrasi & Akademik

SDM Orang Tua

 

Berita

JADWAL PELAKSANAAN TES PENERIMAAN SANTRI BARU 2015-2016

15 Desember 2014 by Media Al-Izzah in Berita

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Kami informasikan kepada calon santri baru SMP – SMA Al-Izzah, bahwa pelaksanaan tes penerimaan santri baru tahun ajaran 2015/2016 Insya Allah akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal                       : Sabtu & Ahad, 17 & 18 Januari 2015

Waktu                                   : 07.00 WIB – Selesai

Tempat                                 : Kampus Pesantren Al-Izzah Jl. Indragiri Gg. Pangkur Desa Sumberejo Kota Batu

 

Berikut materi yang akan diteskan :

1. Tes Akademik : SMP ( IPA, Matematika, Bhs. Inggris, Bhs. Arab)

SMA (IPA Terpadu, IPS Terpadu, Matematika, Bhs. Inggris, Bhs. Arab)

1. Tes Al-Qur’an : Bacaan Al-Qur’an
2. Tes Psikologi
3. Wawancara Orang tua

Perlengkapan yang wajib dibawa peserta tes adalah :

1. Pensil 2B & HB

2. Bulpoin

3. Alas Lembar Kerja

4. Penghapus

Untuk Mengetahui NOMOR PESERTA UJIAN baik SMP-SMA silahkan KLIK dan DOWNLOAD link dibawah ini :

DAFTAR NOMOR PESERTA TES

Informasi jasa penginapan sekitar Al-Izzah hubungi : Ustadzah Nur Indah (081233646988). Para peserta tes wajib hadir setengah jam sebelum pelaksanaan tes. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi :

Telp. :    0341 595 192 / 0341 590363

CP :        081333106528 / 081333008134

Batu, 15 Desember 2014

Panitia PSB

Agenda Akhir Semester Ganjil SMP-SMA Th.Pelajaran 2014/2015

10 Desember 2014 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

Agenda Akhir Semester Ganjil SMP-SMA Al Izzah International Islamic Boarding School Tahun Ajaran 2014-2015

Menutup kegiatan belajar mengajar semester ganjil pada tahun ajaran 2014-2015 di SMP-SMA Al Izzah International Islamic Boarding School kota Batu, maka akan kami informasikan kegiatan para santri SMP-SMA Al Izzah dalam mengisi masa jeda antara ujian akhir semester hingga liburan semester awal.

agenda

 

 

Ekstra Kurikuler Karate SMA Al-Izzah

27 November 2014 by Media Al-Izzah in Berita

International Islamic Boarding School Al-izzah – Batu. Cabang olahraga karate adalah salah satu ekstra kurikuler (eskul) yang paling diminati bagi pelajar santri SMA Al-zzah Batu. “Dipilihnya eskul cabang karate di sekolah ini karena kegiatan olahraga beladiri itu akan membuat tubuh bugar. “ Kegiatan positif dilakukan untuk menghindari prilaku negatif,” ujar Kesiswaan SMA Al-Izzah Ustadzah Yusri saat di temui di graha alya waktu pembinaan kegiatan eskul santri, sabtu (12/10) siang.

Menurutnya, cabang karate sebelumnya merupakan eskul pilihan bagi santri al-izzah. Eskul karate adalah salah satu wadah pembentukan karakter , penanaman ketahanan dan perlindungan diri. Selain itu eskul karate adalah untuk memperoleh kesegaran dan kesehatan tubuh.
Eskul karate itu diikuti 100 santri dari kelas X dan XI SMA. Sedangkan eskul karate itu dilaksanakan pada setiap hari sabtu siang.
Pada sesi latihan kemarin diperagakan gerak dasar karate yang dipadukan oleh teknik tangkisan dan tendangan, kata beregu putri, peragaan beladiri, atraksi pemecahaan tameswari, peragaan simpai Guntur, peragaan saicin (pengendalian pernafasan).
Semoga sarana eskul karate ini dapat menjadi wadah penyaluran bakat para santri dan menjadi pelengkap sistem pembelajaran yang ada di Al-Izzah.
ESKUL KARATE SMA-ALIZZAH

ESKUL KARATE SMA-ALIZZAH

ESKUL KARATE SMA-ALIZZAH

ESKUL KARATE SMA-ALIZZAH

ESKUL KARATE SMA-ALIZZAH

ESKUL KARATE SMA-ALIZZAH

ESKUL KARATE SMA-ALIZZAH

ESKUL KARATE SMA-ALIZZAH

Silaturahmi di Banjarmasin KALSEL

22 November 2014 by Media Al-Izzah in Berita

International Islamic Boarding School, Al-Izzah Batu

Melanjutkan dari agenda silaturrahmi ke luar jawa, pada tanggal 13 November 2014 tim Sekretariat dan PSB bertolak dari bandara Juanda menuju Banjarmasin, dan pada kunjungan kali ini diwakili oleh Ust. Wartono M.Pd, selaku kepala Humas dan Sekretariat.

 

Masa kunjungan empat hari di Banjarmasin digunakan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kembali silaturrahmi dengan para walisantri, baik yang baru bergabung dengan Al Izzah atau yang sudah menjadi alumni. Dan juga menjadikan Banjarmasin sebagai  kordinator wilayah Kalimantan selatan dalam berbagi informasi terkait pesantren dan PSB.

 

Dari acara tersebut, ada beberapa poin yang dihasilkan, diantaranya :

  1. Konsolidasi antar wali murid Al Izzah
  2. Dibentuknya kordinator wilayah Kalimantan Selatan
  3. Tersampaikannya informasi terkini dari lembaga kepada wali santri yang berhalangan hadir atau jarang berkunjung ke pesantren
  4. Terwujudnya koordinasi yang baik antara lembaga dengan wali murid

Kegiatan di Banjarmasin dan Banjarbaru ditutup dengan kunjungan ke beberapa sekolah yang ada guna menjalin silaturahmi dan kerjasama dalam pengiriman delegasi sebagai peserta test PSB tahun akademik 2015-2016.

 

Kami ucapkan terimakasih kepada Bp. Akhmad Syakir S.Ag selaku wali santri dari ananda Raisya Pratiwi kelas 11 IPS yang berkenan menjadi kordinator wilayah, juga kepada Bp. Drs. H Mursyidi Adan selaku walisantri alumni dari ananda Syahdifa Natasya yang telah membantu terlaksana pertemuan tersebut.

 

Kunjungan SMAN 10 Malang

20 November 2014 by Media Al-Izzah in Berita

International Islamic Boarding School, Al-Izzah Batu

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Alllah tuhan semesta alam, Tuhan yang tiada sekutu bagi-Nya. Pada hari Rabu, 19 November 2014 kemarin, LPMI Al Izzah kembali menerima tamu kehormatan dari SMA Negeri 10 Kota Malang.

Pada kesempatan kali ini, kunjungan yang diikuti langsung oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 10, Ibu Dra. Niken Asih Santojo M.Pd, beserta beberapa staf karyawan dan guru yang berjumlah 6 orang bertujuan untuk memperdalam dan berbagi pengalaman tentang sistem kepesantrenan atau asrama.

Rangkaian kegiatan studi banding yang digelar di ruang LRC ini dimulai dengan sambutan yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 10, dan kemudian sambutan penerima disampaikan oleh Ust. Maftuhin M.Pd selaku kepala akademik LPMI Al Izzah, yang disambung dengan presentasi oleh beliau. Pada sesi diskusi dan Tanya jawab, peserta studi banding didampingi oleh Ustadzah Umi Muslikah SH, selaku kepala coordinator asrama SMA Al Izzah. Acara ditutup dengan keliling kampus yang didampingi oleh staf secretariat, Ust Adam.

Semoga dengan adanya studi banding ini mampu mempererat tali silaturrahmi dan kerjasama uang baik antar lembaga pendidikan yang berbasis asrama atau boarding school.

FRESH VI

17 November 2014 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

International Islamic Boarding School, Al-izzah Batu

FRESH. Siapa yang tidak mengenalnya?Acara ini merupakan kegiatan terfavorit santriwati Al-Izzah. Tapi sebenarnya, FRESH itu apa sih?

FRESH adalah singkatan dari Festival Remaja Shalihah. FRESH adalah kegiatan rutin tahunan yang diadakan oleh LPMI Al-Izzah dalam rangka memperingati tahun baru islam(1 Muharram) dan milad Al-Izzah. Fresh merupakan lomba internal yang diselenggarakan untuk mengasah bakat-bakat luar biasa yang dimiliki oleh santriwati Al-Izzah. Semua santri wajib berpartisipasi dalam acara ini.

Untuk tahun baru islam kali ini, FRESH diadakan dari tanggal 24 Oktober 2014 hingga 27 November 2014. Tidak jauh beda dari FRESH tahun-tahun sebelumnya, FRESH tahun ini juga mengadakan berbagai macam lomba untuk santriwati SMP dan SMA. Kategori nya pun ber-beda beda. Mulai dari kategori kamar, kelas, hingga angkatan.

Untuk kategori lomba kamar, ada 4 hal yang dilombakan. Yaitu tahfidzul qur’an, hadist, tilawah dan lomba kebersihan kamar atau yang biasa disebut dengan hujrotii jannatii. Untuk kategori lomba kamar, ada 4 hal yang dilombakan. Yaitu pidato 3 bahasa, cerdas cermat islami, debat islami, dan duta school culture.

Nah, ini nih yang paling seru diantara semua lomba. Yaitu kategori lomba angkatan! Di kategori lomba angkatan ini, hampir seluruh santriwati ikut ambil peran. Lomba-lomba yang diadakan adalah drama islami, qiro’atul akhbar atau pembacaan berita, fashion show, memasak, dan puisisasi.

Semoga FRESH tahun ini bisa mengembangkan bakat-bakat santriwati Al-Izzah hingga dapat menjadi muslimah yang berguna untuk masa depan agama dan bangsa kita, Amin…(OSIS div. Humas)

Prestasi Santri

14 November 2014 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

International Islamic Boarding School, Al-Izzah Batu

Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah, Tuhan penguasa alam semesta. Berkat karunia Allah yang tiada terputus pada hamba-Nya, maka kami kembali menerima sebuah anugerah yang patut dibanggakan. Santri kelas 7 SMP Al Izzah International Islamic boarding School berhasil melahirkan karya tulis dan diterbitkan oleh salah satu penerbit ternama nasional.

Salsabila Amanda Dewi, santri dari Denpasar, Bali, putri dari Bapak Ismail Marzuki dan Ibu Shanti Allena Dewi, telah berhasil mencantumkan namanya diantara sederet nama-nama penulis cilik nasional. “ Surat Misterius “ adalah kumpulan cerita pendek pertamanya yang berhasil dicetak dan dipublikasikan oleh penerbit DAR! Mizan, tatkala baru menginjak usia 11 tahun.

Alumni SD Muhammadiyah 1 Denpasar ini terus mengembangkan potensinya hingga dia masuk tengah semester awal di SMP Al Izzah. Sudah ada tiga kumpulan cerpen yang berhasil dia bukukan dan diterbitkan oleh penerbit. Diantaranya, “ Kuta yang Cute “ dan “ Misteri Ombak Foughville “.

Semoga dengan capaian prestasi ini mampu memupuk dan menumbuhkan skill santri yang akrab dipanggil Elsa ini, khususnya, dan menjadikan inspirasi bagi teman-temannya yang lain pada umumnya. Teruslah berkarya Elsa, kami nantikan karya-karya unikmu yang selanjutnya.

Silaturrahmi Al Izzah (BALI, KALTIM)

13 November 2014 by Media Al-Izzah in Berita

International Islamic Boarding School, Al-Izzah BATU

Pada bulan November ini, tim dari unit secretariat SMP-SMA Al Izzah International Islamic Boarding School memiliki agenda kunjungan ke beberapa kota di luar jawa guna menjalin kembali tali silaturrahmi dengan para walisantri.

Kegiatan lawatan bertema parenting ini juga membawa misi dari tiap-tiap jenjang sekolah, baik SMP maupun SMA. Diantaranya yaitu menyampaikan hasil UTS dari para santri yang kebetulan orang tua mereka tidak bisa hadir untuk mengambil sisipan raport tersebut ke sekolah. Maksud dari penyampaian itu adalah agar para orang tua mengetahui hasil akademik putrinya selama tengah semester ini, sehingga ikut berperan serta dalam mengevaluasi hasil belajar mereka.

 

Kunjungan dimulai pada tanggal 2 November 2014, hari Ahad. Berangkat dari Al Izzah pukul 03.00 dini hari ke bandara internasional Juanda, Surabaya menuju Bali. Rombongan tim sekretariat terdiri dari 8 orang, dua dari staf sekretariat, dan enam dari santri asal Bali. Kegiatan parenting dilaksanakan pada hari Ahad sore waktu Indonesia bagian tengah, tepatnya pukul 17.00 WITA, di kediaman salah seorang wali santri yaitu Bp. Akhmad Firdaus, orang tua dari Anaka Fairus dan Athaya Rizkikah.

Dari acara tersebut, ada beberapa poin yang dihasilkan, diantaranya :

1. Konsolidasi antar wali murid Al Izzah

2. Segera dibentuknya perkumpulan  wali murid dengan kemasan acara pengajian

3. Tersampaikannya informasi terkini dari lembaga kepada wali santri yang berhalangan hadir atau jarang berkunjung ke pesantren

4. Terwujudnya koordinasi yang baik antara lembaga dengan wali murid

 

Kegiatan di Bali ditutup dengan kunjungan ke beberapa sekolah yang ada guna menjalin silaturahmi dan kerjasama.

Tim sekretariat kembali ke Batu pada hari selasa siang, tepatnya pukul 15.55 WITA dan tiba di Sekolah pukul 18.50 WIB.

 

Pertemuan selanjutnya adalah di wilayah kalimantan Timur tepatnya di Balikpapan, Samarinda dan Sangata.
Acara hari pertama kami laksanakan di rumah Bpk. Pur Woko di samarinda. Dalam pertemuan tersebut membahas banyak mengenai perkembangan santri baik di jenjang SMP maupun SMA. Selain itu juga membahas program-program sukses UNAS dan peningkatan sistem pengembangan Tahfidz.

Pada malam harinya kami bertolak ke Sangata untuk Silaturrahmi dengan orangtua santri di wilayah sangata. Pertemuan dimulai pada pukul 10.00 WITA di rumah Ibu. Puji Astuti. Dalam pertemuan tersebut membahas program-program akademik dan diniyah dan juga masukan-masukan yang membangun mengenai fasilitas sekolah, yang sebelumnya juga dibahas dalam pertemuan di Bali dan Samarinda.

Akhirnya kami selaku tim humas dan sekretariat yang mewakili lembaga mengucapkan terimakasih banyak kepada orang tua santri yang telah membantu dalam kegiatan ini, baik penyedia tempat maupun sarana lain yang mendukung. Semoga acara ini menjadi moment berharga untuk saling dekat dan menjadi motivasi lembaga untuk selalu meningkatkan kualitas baik dalam Akademik maupun Fasilitas.

 

Silaturrahmi Al Izzah (BALI, KALTIM) 6 Silaturrahmi Al Izzah (BALI, KALTIM) 8 Silaturrahmi Al Izzah (BALI, KALTIM) 7

Silaturrahmi Al Izzah (BALI, KALTIM) 1 Silaturrahmi Al Izzah (BALI, KALTIM) 2 Silaturrahmi Al Izzah (BALI, KALTIM) 3 Silaturrahmi Al Izzah (BALI, KALTIM) 4 Silaturrahmi Al Izzah (BALI, KALTIM) 5

Ujian IGCSE & Check POINT

1 November 2014 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

International Islamic Boarding School,  Al-Izzah

Selamat dan Sukses atas dilangsungkannya Ujian IGCSE yang diselenggarakan di Center Cambridge Al Izzah International Islamic Boarding School. Test IGCSE yang berlansung pada tanggal 20 dan 30 Oktober 2014 pada pukul 09.30 hingga 11.30.  Peserta test diikuti oleh Sister School MAN Rejotangan dari kota Tulungagung.

Diadakannya ujian Cambridge ini untuk mengetahui kemampuan bahasa Inggris para siswa-siswi yang tergabung dalam kelas International Cambridge, sehingga bisa memenuhi standar bahasa Inggris International.

Adapun mata pelajaran yang diujikan pada test IGCSE adalah Bahasa Inggris dan untuk CHECK POINT  yaitu english, mathemathics, and  science.

 

IMG_0093 IMG_0094 IMG_0096 IMG_0097

Kunjungi Juga Informasi Melalui Video di link : chanel al-izzah 

Makna Tahun Baru Islam 1 Muharram 1436 Hijriyah

24 Oktober 2014 by Media Al-Izzah in Berita

International Islamic Boarding School – Al-Izzah

Keutamaan Tahun Hijriyah

Tahun hijriyah mulai diberlakukan pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Sistem penanggalan Islam itu tidak mengambil nama ‘Tahun Muhammad’ atau ‘Tahun Umar’. Artinya, tidak mengandung unsur pemujaan seseorang atau penonjolan personifikasi, tidak seperti sistem penanggalan Tahun Masehi yang diambil dari gelar Nabi Isa, Al-Masih (Arab) atau Messiah (Ibrani).
Tidak juga seperti sistem penanggalan Bangsa Jepang, Tahun Samura, yang mengandung unsur pemujaan terhadap Amaterasu O Mi Kami (dewa matahari) yang diproklamasikan berlakunya untuk mengabadikan kaisar pertama yang dianggap keturunan Dewa Matahari, yakni Jimmu Tenno (naik tahta tanggal 11 pebruari 660 M yang dijadikan awal perhitungan Tahun Samura). Atau penangalan Tahun Saka bagi suku Jawa yang berasal dari Raja Aji Saka.

Menurut dongeng atau mitos, Aji Saka diyakini sebagai raja keturunan dewa yang datang dari India untuk menetap di Tanah Jawa.

Penetapan nama Tahun Hijriyah (al-Sanah al-Hijriyah) merupakan kebijaksanaan Khalifah Umar bin Khattab.
Seandainya Khalifah Umar berambisi untuk mengabadikan namanya dengan menamakan penanggalan itu dengan “Tahun Umar” sangatlah mudah baginya melakukan itu. Umar tidak mementingkan keharuman namanya atau membanggakan dirinya sebagai pencetus ide sistem penanggalaan Islam itu.

Umar malah menjadikan penanggalan itu sebagai jaman baru pengembangan Islam, karena penanggalan itu mengandung makna spiritual dan nilai historis yang amat tinggi harganya bagi agama dan umat Islam.

Selain Umar, orang yang berjasa dalam penanggalan Tahun Hijriyah adalah Ali bin Abi Thalib. Keponakan Rasulullah Saw inilah yang mencetuskan pemikiran agar penanggalan Islam dimulai penghitungannya dari peristiwa hijrah, saat umat Islam meninggalkan Makkah menuju Yatsrib (Madinah).

Dalam buku Kebangkitan Islam dalam Pembahasan (1979), Sidi Gazalba, menulis:

”Dipandang dari ilmu strategi, hijrah merupakan taktik. Strategi yang hendak dicapai adalah mengembangkan iman dan mempertahankan kaum mukminin.” 

Tahap Awal Daulah Islamiyah

Hijrah adalah momentum perjalanan menuju Daulah Islamiyah yang membentuk tatanan masyarakat Islam, yang diawali dengan eratnya jalinan solidaritas sesama Muslim (ukhuwah Islamiyah) antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar.

Jalinan ukhuwah yang menciptakan integrasi umat Islam yang sangat kokoh itu telah membawa Islam mencapai kejayaan dan mengembangkan sayapnya ke berbagai penjuru bumi. Kaum Muhajirin-Anshar membuktikan, ukhuwah Islamiyah bisa membawa umat Islam jaya dan disegani.

Bisa dimengerti, jika umat Islam dewasa ini tidak disegani musuh-musuhnya, menjadi umat yang tertindas, serta menjadi bahan permainan umat lain, antara lain akibat jalinan ukhuwah Islamiyah yang tidak seerat kaum Mujahirin-Anshar.

Dari situlah mengapa konsep dan hikmah hijrah perlu dikaji ulang dan diamalkan oleh umat Islam. Setiap pergantian waktu, hari demi hari hingga tahun demi tahun, biasanya memunculkan harapan baru akan keadaan yang lebih baik.

Islam mengajarkan, hari-hari yang kita lalui hendaknya selalu lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Dengan kata lain, setiap Muslim dituntut untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari.
Allah SWT meningatkan dalam QS 59:18,  ”Hendaklah setiap diri memperhatikan (melakukan introspeksi) tentang apa-apa yang telah diperbuatnya untuk menghadapi hari esok (alam akhirat).” 
Pada awal tahun baru hijriyah ini, kita bisa merancang hidup agar lebih baik dengan hijrah, yakni mengubah perilaku buruk menjadi baik, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

”Muhajir adalah orang yang meninggalkan segala larangan Allah,” sabda Rasulullah. Kita ubah ketidakpedulian terhadap kaum lemah menjadi sangat peduli dengan semangat zakat, infak, dan sedekah.

Selain itu juga mengubah permusuhan dan konflik menjadi persaudaraan dan kerja sama, mengubah pola hidup malas-malasan menjadi giat bekerja, mengubah hidup pengangguran dan peminta-minta menjadi pekerja mandiri, dan tidak bergantung pada belas kasih orang lain.

Dengan kekuatan iman dan keeratan ukhuwah Islamiyah seperti kaum Muhajirin dan Anshar, umat Islam bisa kuat dan bahu-membahu memenangkan partai Allah (hizbullah) yang menegakkan syiar Islam berasaskan tauhid dan ukhuwah, bukan memenangkan partai setan (hizbusy syaithon) yang mengibarkan bendera kebatilan.

Sejarah Tahun Baru Islam: Kalender Hijriyah

Seperti disebutkan di atas, setidaknya ada dua nama penting dalam sejarah kalender Hijriyah, yakni

  1. Umar bin Khathab sebagai pencetus ide penetapan kalender Islam.
  2. Ali bin Abi Thalib sebagai penggagas awal perhitungan tahun.
Dr. Hasan Ibrahim Hasan dalam Zu’amaul Islam (1953) melukiskan:

“Pada suatu hari Khalifah Umar bin Khathab memanggil dewan permusyawaratan untuk membicarakan perihal sistim penanggalan. Ali bin Ali Thalib mengusulkan agar penanggalan Islam dimulai sejak peristiwa hijrah ke Madinah sebagai momentum saat ditinggalkannya bumi musyrik. Usul Ali kemudian diterima sidang. Khalifah Umar menerima keputusan sidang dan mendekritkan berlakunya Tahun Hijriyah. Peristiwa hijrah merupakan momentum zaman baru pengembangan Islam, melandasi kedaulatan Islam serta penampilan integritas sebagai agama sepanjang zaman”. 

Momentum Ukhuwah Islamiyah

Sempat muncul ide, 1 Muharram ditetapkan sebagai “Hari Santri Nasional”. Sebaiknya, tanggal hari santri nasional ditetapkan berdasarkan sejarah pesantren di Indonesia, misalnya pesantren pertama di Indonesia.

Jika 1 Muharram dijadikan Hari Santri Nasional, maka cakupannya akan “menyempit” menjadi hanya untuk kalangan santri atau dunia pesantren. Padahal, 1 Muharram adalah hari pertama Tahun Baru Islam (Hijriyah) yang berlaku untuk semua kaum Muslim di seluruh dunia!
Sistem Penanggalan Tahun Hijriyah merefleksikan suatu moment perjuangan umat Islam untuk tetap survive, yakni dengan hijrah dari Makkah ke Madinah.
Dimulainya penanggalan Tahun Hijriyah dari saat hijrah, menunjukan betapa kita harus menghargai dan mengambil hikmah dari peristiwa hijrah yang merupakan struggle for life(perjuangan untuk hidup), struggle for existence (perjuangan untuk menjadi terkuat), sebagaimana dikemukakan Sidi Gazalba dalam dalam Kebangkitan Islam dalam Pembahasan(1979).
Hijrah adalah momentum perjalanan menuju Daulah Islamiyah tempat tatanan masyarakat Islam terbentuk.
Pembangunan Daulah Islamiyah Madinah oleh Nabi Muhammad Saw diawali dengan:
  1. Pembangunan masjid (Masjid Quba) sebagai sentral aktivitas umat Islam.
  2. Penguatan rasa persaudaraan sesama Muslim (ukhuwah Islamiyah) antara kam Muhajirin dan kaum Anshar.
  3. Penyusunan Piagam Madinah sebagai “konstitusi” Negara Islam Madinah yang mengatur hubungan antar warga masyarakat Madinah, termasuk hubungan Umat Islam dengan kaum Yahudi (non-Muslim).
Kaum Muhajirin-Anshar telah mebuktikan bahwa ukhuwah Islamiyah atau solidaritas Islam bisa membawa umat Islam jaya dan disegani musuh-musuhnya.
Daulah Islamiyah yang dibangun mereka di Madinah dengan tuntunan langsung Nabi SAW telah menunjukan toleransi yang sangat tinggi terhadap umat lain yang tidak seiman.

Maka, setiap pergantian Tahun Hijriyah, sebenarnya merupakan momentum pengeratan solidaritas sesama Muslim.

Kita harus menegakkan bahwa sesama mukmin itu saudara, bagaikan satu bangunan yang saling menguatkan.

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara” (Qs Al-Hujarat 10).

“Orang Mukmin satu dengan yang lainnya seperti sebuah bangunan, satu sama lain saling menguatkan” HR. Bukhari dan Muslim].


“Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian hingga ia mencintai untuk saudaranya segala apa yang ia cintai untuk dirinya sendiri berupa kebaikan”. [HR al-Bukhâri dan Muslim]. 

“Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam”. [HR Bukhari, Muslim, Ahmad].

Semoga kita memahami sejarah tahun baru Islam dengan benar, menyikapinya dengan benar, juga mampu menggali maknanya dengan benar pula hingga mampu memicu semangat hijrah dalam diri, menuju iman, ilmu, dan amal yang lebih baik. Amin…! (www.risalahislam.com)
Student Events
  • User sedang online: 1
  • Pengunjung Hari ini: 271
  • Today Visitor: 70
  • Total Visitor: 23822
  Online Staff