Penolakan Valentine Day

 

penolakan valentine day

Al Izzah IIBS, Batu — Hari Jum’at, 13 februari 2015, seluruh santri SMP dan SMA  Al-Izzah dan deretan ustad dan ustadzah serempak melangkahkan kaki untuk menggelar aksi longmarch dari sekolah sampai Alun-alun guna menolak perayaan Valentine’s Day.

Melalui pengeras suara, santri al izzah menyuarakan bahwa orang muslim haram merayakan valentine day. Saat berada di alun-alun sekitar 600 santri ber orasi dengan kreasi masing-masing, ada yang membawa poster, spanduk dan sebagian siswi menyebarkan leflet kepada para pengendara yang melintas. Beberapa tulisan poster dan spanduk berbunyi, ‘Smart People No Valentine Day!!!’, ‘We Are Muslim No Valentine Day !!!’.  Tidak ketinggalan Ust. Sutrisno sebagai salah satu koordinator lapangan juga ikut berorasi, mengajak  aparat keamanan untuk dapat mengawal dan turut berpartisipasi menentang hari valentine, dengan merazia tempat-tempat dimana anak muda sering melakukan kegiatan yang menyalahi norma agama.

Acara selesai jam 11.00 WIB,  pesan yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah untuk mengajak seluruh generasi muda jangan sampai ikut dan tertipu dengan budaya barat yang mengatasnamakan kasih sayang tetapi menyimpang dengan ajaran Islam. Hari valentine cenderung digunakan sebagai hari maksiat. Islam mengajarkan tentang kasih sayang, tetapi memiliki aturan bagaimana cara mengutarakan kasih sayang dengan lawan jenis. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka”.

Semoga dengan acara ini kaum muda khususnya generasi Islam di Indonesia dapat kompak dan keras menolak valentine day.

Lihat Video : DI SINI