LOGIN FORM

Untuk Mengakses Sistem Administrasi & Akademik

SDM Orang Tua

 

kegiatan siswa

Queen of English

12 Februari 2013 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

Salsabila Nurul Nisa, salah satu siswi SMP Al-Izzah batu berhasil menorehkan prestasi gemilang di bidang Bahasa Inggris. Kemarin, (9/2/13) Salsa menyabet piala juara 3 lomba pidato Bahasa Inggris se-Malang Raya. Salsa memang sudah dikenal sebagai siswi yang cerdas dan multitalenta. Di tengah kesibukanya menyiapkan diri untuk mengikuti OSN di bidang biologi, ia masih menyempatkan diri untuk persiapan mengikuti lomba pidato Bahasa Inggris yang bertemakan “Green World in Our Hand”.

Lomba ini diadakan oleh SMK Putra Indonesia Malang yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Lingkungan Hidup. Al-Izzah pun tidak mau ketinggalan.  Al-Izzah mengirimkan 3 delegasi untuk berpartisipasi dalam lomba Pidato Bahasa Inggris tersebut. Alhamdulillah, dari 3 delegasi tersebut, Salsa berhasil maju sampai ke babak Grand Final. Ini merupakan sebuah kejutan juga bagi Al-Izzah, mengingat lawan-lawan yang lain memang sudah jago dalam berpidato.

Walaupun masih Juara 3, tapi Salsa cukup puas dengan apa yang telah diraihnya. “Kan sudah berusaha maksimal. Kalau hasilnya tidak seperti yang diharapkan, aku nggak kecewa. There’s nothing to loose” Tuturnya setelah pulang dari acara Grand Final.

Lomba Pidato Bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh SMK Putra Indonesia telah melalui tahap seleksi yang cukup ketat. Babak pertama/preliminary 1 diikuti oleh sekitar 60 pesert. Setelah itu, diambil the best 20 atau 20 besar untuk maju ke babak preliminary 2. Dari babak ini diambil the octo finalist atau 8 besar. Di babak octo finalist ini, para peserta yang lolos ke 8 besar diwawancarai seputar materi speech yang mereka bawakan pada babak preliminary 1.  Terakhir dari babak ini, diambil 3 peserta yang akan maju di babak Grand Final.

Pada babak Grand Final, tantangan semakin berat. Para finalis lomba Pidato Bahasa Inggris diwajibkan untuk membawakan teks pidato yang baru dengan tema yang sama. Yang mengejutkan lagi, di babak ini didatangkan native speaker dari Australia. Alhamdulillah….akhirnya diumumkan juga para juara dari lomba pidato Bahasa Inggris. Theodhorus dari SMPK Santo Joseph sebagai juara 1, Rahmadini dari MTSN 1 Malang sebagai juara 2, dan Ukhti Salsabila Nurul Nisa dari SMP Al-Izzah sebagai juara 3.

Hebat betul  ukhty kita satu ini bukan?  Ayo, teman-teman yang lain jangan mau kalah, semua harus terus berlomba-lomba berprestasi, setuju..!!?

GRAND OPENING ” MUHADHOROH “

5 Februari 2013 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

Terlihat suasana meriah di ruang Auditorium Kampus Al Izzah, para santri berkumpul untuk sebuah acara Muhadhoroh . Terdengar suara lantang yang diserukan oleh seorang santri yang sedang berorasi dengan Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Acara ini adalah Grand Opening Muhadhoroh yang resmi di buka oleh Ust. Taher, Ust. Wartono dan Ustd. Afik. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh santri Al Izzah. Dalam orasinnya para santri Al Izzah dituntut untuk berkreasi dan  saling berlomba dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Kegiatan ini adalah ajang berkreativitas dalam pengembangan jati diri dan pengembangan bahasa, semua santri akan saling berlomba untuk menjadi yang terbaik.

Apa yang dimaksud dengan Muhadhoroh? adalah sebuah kegiatan berbicara di depan umum atau berorasi untuk menyatakan pendapatnya, atau memberikan gambaran tentang suatu hal. Pidato biasanya dibawakan oleh seorang santri dengan materi yang dipersiapkan khusus sesuai tema apa yang ingin diberikan sesuai kebutuhan audien. Orang yang berpidato, atau disebut dengan orator, biasanya menyampaikan pernyataan tentang suatu hal / peristiwa yang penting dan patut diperbincangkan. Pidato biasanya digunakan oleh seorang pemimpin untuk memimpin dan berorasi di depan khalayak ramai.

“ Kami berharap kegiatan ini dapat berlangsung rutin di Al Izzah,  kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kreativitas bahasa arab dan bahasa inggris di bidang pidato, mc, puisi, drama. Semoga Bahasa Arab dan Bahasa Inggris juga dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. “ Ustd. Wartono

 

Outing Pelepas Jenuh

29 Januari 2013 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

Unas 2013 tinggal menghitung hari. Persiapan demi persiapan menghadapi Unas dilakukan oleh santri Al Izzah kelas 9. Baik belajar reguler di kelas, belajar mandiri, maupun try out. Sebanyak 96 santri Al Izzah kelas 9 yang didampingi oleh  4 ustadz dan ustadzah mengadakan outbond di Arboretum Sumber Air di Desa Sumber Brantas  Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Salah satu tujuannya untuk menghilangkan kepenatan sementara dari rutinitas keseharian dalam menghadapi sukses Unas.

Selain itu kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk tafakkur, betapa besarnya manfaat air dalam kehidupan kita. Sesampai di lokasi outbond tak henti-hentinya ucapan tasbih didengungkan oleh para santriwati  ketika melihat dan menyaksikan sendiri sumber air Brantas. Bahkan di antara mereka dan beberapa ustadz tidak sabar untuk turun sekedar membasahi wajah dan berwudhu. Sebagian yang lain mencoba meminum air secara langsung dari sumbernya. “Airnya bening, jernih, dan luar biasa tapi kenapa apabila sudah di bawah bisa berubah warna dan bau, ya”?, ungkap salah satu santriwati . Itulah bukti bahwa manusia itu sulit memegang amanah yang sudah diberikan Allah kepadanya.

“Masya Allah rasanya luar biasa segar dan nikmatnya seperti air zam-zam saja” ungkap salah satu santriwati yang meminum air tersebut. “Arboretum ini luar biasa, tapi sayang belum bisa dirawat dengan baik, coba jika disentuh oleh tangan lembut? Aset yang besar!, ungkap salah satu ustadz pendamping.

Acara ini diakhiri dengan kegiatan bakti sosial, berupa penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Baiturrohiim Desa Temas Kota Batu. Hal tersebut dilakukan untuk mendorong kesadaran siswi dalam membantu yang membutuhkan dan semoga apa yang menjadi keinginanya dimudahkan oleh Allah. Amiin.(ono)

TSUROYYA, Hafidzah Pertama di Al-Izzah

22 Januari 2013 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

Setelah sholat Ashar suasana di Al Izzah terlihat hening, suasana cerah yang sebelumnya mendung mengiringi para santri untuk melanjutkan kegiatan rutin tahfidz. Banyak yang bilang, menghafal itu mudah, tapi memelihara hafalan itu sulit. Ketika ditanya bagaimana cara memelihara hafalan, Salah satu santri menjawab, “Ya… Sering muraja’ah aja. Terus, diniatin bener-bener, pingin hafal,” begitu kata Tsuroyya .

Tsuroyya adalah santri kelahiran 17 tahun yang lalu, berasal dari Bojonegoro, dan juga salah satu santri yang berprestasi di Al Izzah. Saat ini Tsuroyya duduk di kelas 11, alhamdulillah, telah menyelesaikan target tahfidznya sebanyak 30 juz. 10 juz telah dihafalkan ketika menjadi santri SMP dan selebihnya (baca: 20 juz) dihafalkan sedari kelas 10 hingga pertengahan kelas 11. Prestasi yang membanggakan tentunya, mengingat tahfidznya telah memenuhi target sebelum dari waktu yang ditentukan.

Tsuroyya menjadi pelecut bagi  teman-temannya untuk lebih giat menghafal Qur’an, sehingga semua santri akan dapat bersaing dan berprestasi seperti dirinya.

Lailatul Fun?!

1 Januari 2013 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

Bulan Desember ini, para santriwati Al-Izzah digemparkan rencana acara besar yang diberi nama ‘Lailatul Fun’. Lailatul Fun hanya akan berlangsung setelah diadakannya acara ‘FRESH’(Festival Remaja Sholihah). Pada acara Lailatul Fun inilah akan diumumkannya para pemenang dari tiap perlombaan.

Dalam penyelenggaraan acara pun harus mendapat persetujuan dari pihak akademik dan kepesantrenan. Itulah mengapa, para santriwati sangat berantusias menyambut acara ini.Tak hanya para santriwati yang menanti-nantikan acara puncak FRESH ini. Para ustadzahpun tak sabar menunggu penampilan para anak didiknya.

Untuk acara lailatul fun tahun ini (2012), setiap angkatan diberi peluang untuk menampilkan kreasi mereka. Baik SMP maupun SMA. Kali ini, angkatan 7 akan menampilkan sebuah acara unjuk bakat mengenai suara, yaitu SV(Speizza Voice). Tak kalah oleh ankatan 7, angkatan 6 akan menampilkan acara unjuk bakat mengenai tari daerah. Kali ini, yang dipilih adalah tari saman yang berasal dari Aceh. Angkatan 5 selaku penanggung jawab acara kali ini, akan menampilkan sebuah acara yang menjadi surprised. Tentunya, mereka diberi kebebasan untuk memilih apa yang akan mereka tampilkan, baik itu drama, tari daerah, ataupun yang lainnya. Sedangkan, untuk SMA angkatan 1 menampilkan fashionyang itu terbagi dalam berbagai kategori seperti; sport, wedding, shopping, dan lain-lain. Untuk angkatan 2 SMA, mereka akan menampilkan drama. Mau tak mau, seluruh angkatan ini harus bekerjasama supaya acara berjalan dengan lancar.

Menjelang datangnya lailatul fun, para santri menjadi tergopoh-gopoh dan tidak sabaran. Para pengisi acara mulai melakukan berbagai macam persiapan, mulai dari latihan-latihan yang tidak henti-hentinya,hingga persiapan kostum yang akan digunakan. Tak jarang, pelajaran menjadi terabaikan. Hal tersebut tidak hanya berdampak pada satriwati saja, tetapi para ustadz maupun ustadzah menjadi sasaran sikap cuek para santriwati.
Pada umumnya, santriwati mendengarkan pelajaran yang disampaikan secara hikmat hingga pelajaran telah usai. Tetapi, fakta yang terjadi sejak adanya gempar lailatul fun, para santri lebih sering mengobrol mengenai acara tersebut, baik itu diskusi tentang acara yang akan diadakan ataupun tentang gosip-gosip lailatul fun itu sendiri. Bahkan tak jarang para ustadz dan ustadzah menjadi uring-uringan.

Fakta unik adanya lailatul fun sebagai acara puncak FRESH adalah para peserta maupun pengisi acara, serta penanggung jawab kegiatan harus mengeluarkan uang sendiri. Biaya yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan acara tersebut tidaklah sedikit. Mulai dari hiasan, properti dan kostum juga diperhitungkan. Detik-detik menjelang adanya lailatul fun ini, ukhti-ukhti kelas 9 mengadakan acara nonton bioskop. Ini merupakan salah satu ajang bagi kelas 9 selaku penanggung jawab acara untuk menggalang dana. Lagian, bukan hanya mereka yang untung, para santriwati Al-Izzah juga mendapatkan hasilnya.

Lailatul Fun yang membuat gempar para penduduk Al-Izzah ini hanya diadakan satu tahun sekali. Umumnya, lailatul fun diadakan setelah acara FRESH atau satu hari menjelang kepulangan para santriwati. Pada intinya, sebelum para santriwati Al-Izzah dipulangkan, mereka akan di refresh terlebih dahulu. Fakta lainnya, lailatul fun ini sendiri diadakan setelah para santriwati menjalani UAS. Setelah stress dengan tumpukan soal-soal, mereka dibuat semangat kembali oleh adanya acara puncak ini.

Informasi terpenting dari adanya acara lailatul fun ini, yaitu adanya penghargaan bagi para peserta yang memenangkan perlombaan pada acara FRESH. Penghargaan tersebut meliputi perlombaan; tahfidzul qur’an, hadist, muhadatsah, mufrodat, fashion, qira’atul akbar, SV,saman dance, pidato, hujrotul jannati,drama siroh, dan lain-lain. Tentunya, para santriwati menjadi dag dig dug terhadap para pemenang.

Harapannya, lailatul fun kali ini dapat menjadi acara yang selalu dikenang oleh para santriwati sebagai kebersamaan antar angkatan, dan diharapkan untuk menjadi ajang perbaikan tali silaturrahim para santriwati Al-Izzah. (ryc)

Kunjungan As-Salam Solo yang Mengesankan

1 Januari 2013 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

“Wah! Beneran nih mereka mau dateng?”,”Ada …… gak ya?”, Dateng nggak ya?”, “SMP juga tah?”, kira-kira kalimat-kalimat seperti itulah yang banyak diucapkan oleh beberapa santri Al-Izzah pada satu berita yang cepat menyebar ini. Selama dua hari sebelum acara, banyak santri yang berkerumun untuk membahas tentang acara yang satu ini.

6 Desember 2012 yang bertepatan pada hari Selasa lalu, tiga Organisasi di kampus Al-Izzah yaitu: Dewan Pengurus Organtri ,alias DPO, dari SMP; ukhti-uhkti OSIS SMA; dan ukhti-ukhti MPK SMA,alias Majelis Perwakilan Kelas, bekerjasama untuk menyambut sejumlah ±40 santri dari SMA As-Salam Islamic Boarding School Solo.

Dengan dua meja dan empat santri penyambut, santri-santri berjas biru dan berkerudung putih yang mengenakan rok abu-abu masuk ke dalam mega hall Al-Izzah. Kalimat “Ahlan Wa Sahlan Ukhti” yang ditayangkan pada layar LCD menyambut para santri dari As-Salam. Dengan saling bertukar senyum dan ucapan salam, panitia acara menggiring santri As-Salam untuk memasuki mega hall. Santri As-Salam tidak datang sendirian, mereka ditemani oleh beberapa orang guru.

Acara dibuka oleh kolaborasi antara DPO dan OSIS yang membacakan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu ada sedikit sambutan dari beberapa perwakilan oleh pihak Al-Izzah yaitu: Kepala Sekolah SMA Al-Izzah, Ketua OSIS SMA, Ketua MPK, dan Ketua DPO. Lalu disambung dengan beberapa perwakilan oleh As-Salam yaitu: Kepala Sekolah SMA As-Salam dan Ketua OSIS SMA AS-Salam. Untuk merefresh-kan pikiran, acara tersebut dilanjutkan dengan penampilan oleh SMP Al-Izzah, yaitu SV alias “SPEIZZA VOICE” dan tari daerah asal Aceh atau biasa disebut dengan Tari Saman. Kedua penampilan tersebut berhasil mendapat tepuk tangan meriah dari pihak As-Salam.

Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk studi comaparation organisasi As-Salam dan Al-Izzah. Maka dari itu, pihak SMA dan SMP Al-Izzah menyiapkan tiga presentasi tentang organisasinya. Presentasi pertama disampaikan oleh Ukhti Firda, Ketua OSIS SMA dengan berwibawa. Presentasi kedua disampaikan oleh Ukhti Farhana, Ketua MPK dengan santai. Presentasi terakhir disampaikan oleh dua perwakilan dari DPO, yaitu Ukhti Kirana dan Ukhti Ara. Acara tersebut diakhiri dengan pembagian kelompok untuk As-Salam oleh pihak Al-Izzah agar memudahkan pihak Al-Izzah untuk guiding mereka keliling Al-Izzah.Semoga di lain kesempatan akan ada kunjungan lagi, atau mungkin…kita yang ke Solo!

DAG DIG DUG PINDAH KAMAR NIH..

1 Januari 2013 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

Detik – detik pidah kamar nih ! … pindah kamar rasanya berat ninggalin anak kamar apalagi kalau kita udah nyaman sama anak kamar dan “ribet” (mindah barang). Iya kan??

Pindah kamar itu ada enak dan tidak enaknya. Enaknya itu kita bisa merasakan suasana yang berbeda. Yang tidak mengenakkan adalah kita berpisah sama teman kamar lama dan kita juga ganti murobiyah. Apalagi kalau kita dapat kamar yang lebih “gak” nyaman dari kamar lama dan itu baru pertama kali pindah kamar pasti tidak enak. Tapi, ketika kita bertemu dengan anak-anak yang baru kita dapat belajar dari berbagai karakter teman-teman kita yang baru lho…meskipun pada awalnya mungkin agak susah…pada akhirnya nanti kita akan biasa kok..tenang aja…

Waktu yang dibutuhkan untuk pindah kamar biasanya setengah hari paling lama, karena kita kalau pindah kamar saling bertabrakan dan biasanya pada berat – berat bawaannya. Sebenarnya pindahan kamar tidak memerlukan waktu yang lama kalau kita saling membantu.

Pindahan kamar dilaksanakan setiap kenaikan semester dan biasanya kita pindahan beberapa hari setelah UAS, kecuali dikelas 9 kita tidak ada pindah-pindah kamar. Sebelum pindah kamar biasanya kita siap – siap merapikan barang pribadi yang akan kita bawa mulai dari barang di container kita masukkan ke kardus, pakaian kita masukkan ke dalam tas/koper, peralatan mandi jadikan satu, dan mengumpulkan peralatan mencuci.

Pindah kamar ternyata ada caranya loh… mau tahu tipsnya? Simak ni..

  1. Kita keluarkan barang yang akan kita pindahkan ke kamar baru
  2. Letakkan barang-barang di depan kamar yang akan kita tempati dengan rapi(seperti container,peralatan mandi dan mencuci masukkan jadi satu dalam bak dan timba, serta masukkan pakaian di dalam koper).
  3. Yang paling penting adalah kita bersihkan kamar mulai dari jemuran, kamar mandi, dan dalam kamar, kamar kita harus bersih seperti kita pertama kali masuk ke kamar itu. Agar teman-teman yang mau masuk ke kamar kita yang lama tidak merasa terganggu dengan barang-barang dan sampah yang kita tinggal
  4. Baru kita tata dengan rapi barang-barang kita di kamar yang baru..pasti suasananya beda ( Pastilah..)^^

Don’t Worry Be Happy With the New Room and New Friend..

Byur..byur.. Berenang Yuk..

1 Januari 2013 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

Setiap harinya santriwati Al-Izzah selalu disibukkan dengan jadwal yang terbilang padat. Mulai dari pukul 03.00 WIB dini hari, santriwati Al-Izzah sudah harus melaksanakan kegiatan rutin hariannya. Ditambah lagi setelah seharian sekolah, mereka harus belajar Dinniyah sore dilanjutkan Dinniyah ba’da Maghrib. Eits..itu

belum berakhir karena ba’da sholat Isya santriwati Al-Izzah juga rutin belajar malam diluar kamar. Mereka mungkin baru bisa beristirahat dengan tenang di atas pukul 21.00 WIB.

Tugas asrama yang menumpuk serta ujian yang silih berganti, selalu menyertai santriwati Al-Izzah disetiap langkahnya. Hingga bagian kepengasuhan menerima berbagai keluhan dari santri, seperti capek, bosen, stress, bahkan galau. Akhirnya diadakan program refreshing berupa program berenang bersama. Program ini diharapkan dapat megurangi kelelahan santriwati Al-Izzah dengan kehidupan sehari-harinyanya.

Sejauh ini program berenang membuahkan hasil yang baik. Kebanyakan santriwati Al-Izzah melepaskan segala beban dan penat ketika berenang atau sekedar bermain air di kolam renang. Dikarenakan susahnya mencari lokasi berenang tertutup  khusus untuk  akhwat, sampai saat ini Al-Izzah baru menemukan kolam renang Tirta Buana untuk wahana berenang santriwati SMP, sedangkan santriwati SMA berenang di Villa Tuti.

Meskipun mereka tahu, setelah seharian bermain di kolam sekujur tubuh akan terasa pegal, tetapi mereka selalu bersemangat untuk berenang. Biasanya program ini dilakukan pada pukul. 10.00-14.00 WIB. Sederhana saja, dengan transportasi berupa angkutan umum yang biasanya satu kendaraan berisi 16 orang santri Al-Izzah sudah bisa berenang dan bermain air dengan riang.

Berenang bersama juga dapat mengasah kerjasama maupun kekompakan antar murid. Disaat berenang terkadang beberapa Ustadzah juga ikut bermain bersama santri-santrinya yang menambah keakraban mereka.  Progam ini biasa dilaksanakan per-angkatan secara bergantian, karena terbatasnya tempat berenang yang tersedia.

Yah…walaupun sederhana tetapi para santri Al-Izzah sudah merasa bersyukur. Setidaknya mereka bisa mendapatkan waktu luang ditengah kepadatan jadwal yang mereka jalani. Mereka berharap program ini terus berjalan serta terus dikembangkan.

SEDEKAH YUK..

1 Januari 2013 by Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

Setiap hari Jum’at, santri Al-Izzah melakukan kegiatan rutin yaitu bersedekah, mereka antusias dalam melaksanakan shopping (Shodaqoh perbanyak pahala nggih) untuk adik-adik asuh kita.

Santri Al-Izzah selalu menyisahkan uang sakunya untuk shopping. Santri Al-Izzah mengerti bahwa shopping ini sangat dibutuhkan oleh adik-adik asuh yang kurang mampu untuk bersekolah. Adik-adik ini berasal dari daerah sekitar desa Sumberejo, karena di sekitar Sumberejo masih banyak adik-adik yang belum bisa membiayai sekolahnya.

Minggu lalu adik-adik asuh SMP – SMA Al-Izzah berjumlah belasan anak, alhamdulillah sekarang sudah mulai meningkat dari belasan menjadi 23 adik asuh. Jadi santri Al-Izzah makin semangat dan makin banyak menyisahkan uang sakunya untuk berpartisipasi dalam program Shopping ini.

Pembagian hasil Shopping dari santri Al-Izzah ini berlangsung di Lapangan Apel, santri Al-Izzah rela berdiri di bawah terik matahari untuk memberikan secara langsung kepada adik-adik asuh berupa alat tulis. Kemudian adik-adik itu foto bersama perwakilan dari setiap kelas sebagai tanda saling menyayangi sesama muslim.

Adik – adik asuh merasa senang, karena kebutuhan untuk bersekolah terbantu oleh program shopping yang telah dilakukan oleh santri Al-Izzah. Oleh karena itu, adik-adik asuh kita menjadi lebih rajin tuk bersekolah dan Insyaallah ilmu mereka bermanfaat.

 

 

 

 

FACELIM, Ajang Lomba Generasi Muslim

1 Januari 2013 by Media Al-Izzah in Berita, kegiatan siswa

Prepare For Smart and Confident Muslim Generation, ini adalah motto dari FACELIM (FESTIVAL GENERASI MUSLIM) acara dari OSIS SMAZA yang diselenggarakan akhir pekan lalu tepatnya tanggal 24 November 2012. Festival ini di tujukan kepada adik-adik SD,MI serta TPQ se- Kota Batu dan Malang Raya.  Sesuai dengan namanya, acara ini diadakan untuk mengembangkan potensi para generasi muslim di jenjang sekolah dasar. Dalam acara ini OSIS yang dibantu oleh MPK dan Remas menyajikan beberapa perlombaan diantaranya Tartil, Tahfidzul Qur’an dan Pildacil,  ajang FACELIM ini diikuti oleh 100 peserta dari beberapa sekolah.

 

Acara pembukaan diselenggarakan di mega hall, seluruh peserta dan pembimbing mengikuti acara pembukaan dengan khidmat. Pembukaan FACELIM  diawali dengan pembukaan dari MC dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu dilanjutkan sambutan dari Ketua OSIS (Ukhti Firda F ) dan Ketua Panitia (Ukhti Alfisah Nur A ) kemudian ditutup dengan sambutan dari Ustadz Maftuhin A sekaligus pembukaan Festival ini.

 

Kompetisipun dimulai, tampak wajah-wajah  serius dan tegang di lokasi lomba. Lomba tahfidz yang diselenggarakan di Masjid Baitul Izzah tampak hening, yang terdengar hanya soal dari dewan juri dan jawaban dari adik-adik kita. Lomba tahfidz yang diujikan adalah Juz 30 dari surat Al-Fajr sampai surat An-Nas . Samar-samar suara merdu dari lantunan ayat Al- Qur’an terdengar di HTB, lomba Tartil yang di selenggarakan disana juga tidak kalah seru , walaupun mereka masih kecil tetapi kefasihannya jangan diragukan lagi.

 

Oke back to the Mega Hall, Pidato yang bersemangat menggetarkan hati kakak-kakak panitia nih,materi yang mereka bawakan sangat membangun motivasi lo , aksi merekapun sangat beragam , ada yang sambil ngelawak ada yang menyanyikan lagu nasyid dari Raihan dengan gaya layaknya penasyid kondang papan atas, ada juga yang baru bisa membaca sehingga harus mengeja teks nya dan masih banyak lagi.

 

Setelah perlombaan usai para peserta diberi waktu istirahat untuk sholat Dzuhur. Acara dimulai kembali pada pukul 12.30 dan diawali dengan pembagian door prize . seluruh peserta sangat senang dan berlomba – lomba mendapatkan hadiah. Tepat pukul 13.00 pengumuman pemenang di sampaikan. Wajah tegang kembali menghiasi para peserta , hadiah bagi juara berupa :

Juara I   : Trophy Wali Kota Batu + Sertifikat + Uang Rp 200.000,-

Juara II  : Trophy Depag + Sertifikat + Uang Rp 150.000,-

Juara III : Trophy Direktur Al-Izzah + Sertifikat + Uang Rp 100.000,-

Dan waktunyang ditunggu-tunggu pun tiba , para juara diantaranya:

Tahfidzul Qur’an

  1. Qonita Mazida S  (SDIT Insan Permata)
  2. Afifah Thahirah (SDIT Insan Permata)
  3. Anggun Zahrotul O (MI Bustanul Ulum)

Tartil

  1. Ety Galbina  (TPQ Al-Muhtadi 2)
  2. Muchlas Andi (MI Bustanul Ulum)
  3. Dede Zai Mahanda (MI Bustanul Ulum)

Pildacil

  1. Renaldiyan  (SDN Sisir 3)
  2. Ainun Toyyibah (TPQ Al-Muhtadi 2)
  3. Siti Nur Annisa (MI Miftahul Ulum)

Inilah para mujahid dan mujahidah kita , semoga acara FACELIM ini bermanfaat bagi generasi Islam selanjutnya, amin dan semoga Facelim bias menjadi agenda tahunan bagi SMA Al-Izzah

  Online Staff

Statistic Website
User Online : 2 Today Visit : 850 Month Visit : 40,353 Total Visit :1,335,989