Syukuri apa yang ada

filtripTujuan field trip kami ke Jakarta. Kami bersama rombongan sejumlah 109 santri, 6 pendamping, dan 4 tour leader berangkat sekitar jam 08.30 WIB. Selama perjalanan tidak ada halangan yang berarti. Hanya sedikit kendala di perjalanan yaitu kemacetan yang sulit dihindari yaitu kemacetan. Kemacetan itu terjadi karena ada perbaikan jalan di sebagian jalan Pantura. Tujuan awal kami  Taman mini Indonesia Indah (TMII). Kami tiba di sana sekitar pukul  12.00 Wib.

 

Hari pertama yang kami tuju sebenarnya Universitas Indonesia (UI). Namun karena hari itu tanggal merah dan kantor tutup, maka agenda kami alihkan ke Musium Indonesia. Begitu megah budaya yang ada di pintu masuk yang menyambut kami. Di dalamya terdapat berbagai macam budaya yang ada di Indonesia. Mulai dari tempat tinggal, pakaian adat, serta budaya yang ada. Perjalanan berikutnya  kami menuju  ke Monumen Nasional (Monas). Untuk menyaksikan monumen kebanggaan warga Jakarta dan sebagian rakyat Indonesia.

 

Suasana ramai menjelang senja yang di diiringi alunan adzan yang berkumandang, menghiasi karunia Allah malam itu. Sayangnya tidak banyak yang mendengar dan menghadiri panggilan Allah tersebut. Banyak pedagang kaki lima yang berada di sekitar Monas. Mereka berjualan seperti  kucing-kucingan dengan satpol PP yang bertugas mendisiplinkan lingkungan Monas. Kami di situ tidak berlama-lama karena harus mengikuti agenda berikutnya yaitu menuju hotel yang berada di p plaza Mangga Dua. Berikutnya bersih diri dan jamak sholat.

 

Sesampai di hotel, kami antri pembagian kamar. Setelah selesai kemudian  menuju kamar yang sudah ditentukan masing-masing, bersih diri, sholat, sekaligus makan malam. Menjelang akan istirahat ada sedikit keluhan yang dirasakan oleh salah satu santri kami. Dia sakit dan harus segera di bawa ke rumah sakit. Alhamdulillah hal itu bisa kami selesaikan dengan baik.

 

Hari berikutnya kami menuju ke pasar pagi Mangga dua, dilanjutkan ke Ancol, untuk menikmati karya 4 dimensi. Hati kami menangis karena di saat bersamaan dilaksanakanya sholat Jum’at. Sebagian terlena dengan tipuan indahnya dunia, sebagian lagi serius mempersiapkan modal untuk menghadapi hari kemudian. Menjelang sore kami bersiap kembali ke kampus tercinta. Namun sayang terkendala dengan sedikit masalah berita kehilangan tas sebagian santri kami.

 

Setelah kami telusuri ternyata tidak hilang tetapi sudah dibawakan teman yang tidak menginformasikan terlebih dulu. Seiring berjalannya waktu kami sampai juga waktu kembali ke Al Izzah untuk melakukan amanah dakwah kami. Sesampai di Kampus al Izzah sekitar pukul 22.30 WIB. Banyak kesan yang kami dapat selama perjalanan fiel trip yang bisa mengantarkan kami menjadi orang yang bersyukur dan siap dalam menghadapi perjalanan hidup ini. Barakalloh.(ono)