Liputan Muhadharah Bahasa Arab

 

muhadhoroh

Alhamdulillah.. telah berlangsung kegiatan istimewa untuk meningkatkan kemampuan santri dalam berbahasa Arab. MUHADHARAH dilaksanakan oleh seluruh santri yang dibagi tiap kelompok kelas.

Berikut teknis pelaksanaan kegiatan:

  1. Santri membentuk kelompok berdasarkan kelas
  2. Pembimbing memandu do’a bersama
  3. Santri tertib dan tenang
  4. Mengisyaratkan ra’isatul jalsah untuk memulai acara
  5. Mendengarkan ra’isatul jalsah dengan seksama
  6. Mendengarkan qari’ah
  7. Mendengarkan khatibah
  8. Mendengarkan qariatus syi’ir
  9. Mendengarkan qariatul qishah
  10. Menyampaikan kritik, saran dan pesan kepada para santri
  11. Mendengarkan pengumuman dari PJ Muhadharah

 

Para santri mempraktekkan urutan pelaksanaan muhadharah tersebut dengan pembagian petugas, mulai dari pembawa acara, pidato, puisi dan membaca cerita.

 

Berikut contoh puisi / syair Abu Nawas yang diperagakan dengan berbahasa Arab oleh santri,  yang artinya:

Wahai Tuhanku, Aku bukanlah ahli surga

Tapi aku tidak kuat dalam neraka

Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku, sesungguhnya engkau   Maha Pengampun dosa yang besar

Dosaku bagai bilangan pasir, maka berilah aku taubat wahai Tuhanku yang memiliki keagungan

Umurku ini setiap hari berkurang, sedang dosaku selalu bertambah, bagaimana aku menanggungnya?

Wahai Tuhanku, hamba-Mu yang berbuat dosa telah dating kepada-Mu dengan mengakui segala dosa dan telah memohon kepada-Mu

Maka jika Engkau mengampuni, maka Engkau-lah ahli pengampun,

Jika Engkau menolak, kepada siapakah lagi aku mengharap selain kepada Engkau?