MERIAH, OLIMPIADE HALAL LPPOM MUI di Al-Izzah

olimpiadehalaldipesantrenalizzahbatu

 

Setelah dibuka april lalu, Olimpiade Halal dari LPPOM MUI terus berlanjut ke kota-kota lainnya di Indonesia. Pada 24 Mei, Olimpiade Halal berlangsung di Malang. Pondok pesantren Al-Izzah Batu dan Dilo (Digital Lounge) Malang menjadi lokasi Olimpiade Halal.

IMAPELA (Ikatan Mahasiswa Peduli Halal) berkoordinasi dengan LPPOM MUI Pusat dalam melaksanakan Olimpiade Halal di Malang. Untuk teknisnya, peserta hanya diwajibkan membawa laptop tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk pendaftarannya. Bagi yang tidak memiliki laptop, panitia dari IMAPELA pun menyediakannya bagi para peserta.

Sesaat sebelum ujian dimulai, panitia sempat mencairkan suasana dan mengurangi ketegangan peserta dengan ice breaking. Peserta dibuat senyaman mungkin agar mereka bisa fokus dalam mengerjakan soal-soal Olimpiade.

Banyak peserta yang antusias dengan Olimpiade Halal ini. Termasuk 17 orang siswa SMA yang tinggal di Panti Asuhan Riverside Jetis. Mereka sampai menyewa kendaraan umum untuk transportasi ke tempat Olimpiade Halal.

Tak hanya peserta yang antusias. Ustadzah Fia selaku penanggung jawab Olimpiade Halal di Pesantren Al-Izzah juga berharap ada lagi event seperti Olimpiade Halal di lain waktu.

Pada penutupan Olimpiade Halal di Pesantren Al-Izzah, turut hadir Ir. Osmena Gunawan, Wakil Direktur LPPOM MUI. Dalam sambutannya, ia menjelaskan betapa pentingnya konsumsi makanan-makanan halal. Sebab apa yang kita makan merupakan cerminan diri kita.

Dikhawatirkan bila mengkonsumsi makanan haram akan memberikan dampak negatif bagi kehidupan. Oleh karena itu, LPPOM MUI melalui berbagai cara melakukan sosialisasi halal dalam masyarakat salah satunya melalui Olimpiade Halal.sumber http://food.detik.com/