Al-Izzah Getarkan Malang Raya, Pawai Muharram 1437 H

“TAHUN BARU HIJRIYAH; MOMENTUM HIJRAH DARI SYIRIK MENUJU TAUHID, DARI MUNAFIQ MENUJU SHIDIQ DAN DARI CINTA DUNIA MENUJU CINTA AKHIRAT ”.

Ayo, ayo remaja hebat, remaja hebat anti maksiat. Ayo, ayo remaja hebat, remaja hebat patuh syariat, ayo-ayo remaja hebat, remaja hebat imannya kuat.

alizzahinternationalislamicboardingschool –Yel-yel penuh semangat dilantunkan para santri untuk mengawali pawai Muharram 1437 H. Berawal dari kegelisahan ironisnya kondisi umat muslim sekarang yang lebih semarak dalam menyambut tahun baru Masehi, Al Izzah mengobarkan semangat ‘hijrah’ kepada seluruh warga Al Izzah dan sekitarnya dengan menyelenggarakan kegiatan yang mengusung tema “TAHUN BARU HIJRIYAH MOMENTUM HIJRAH DARI SYIRIK MENUJU TAUHID, DARI MUNAFIQ MENUJU SHIDIQ DAN DARI CINTA DUNIA MENUJU CINTA AKHIRAT ”.

Usai mendapatkan tausiyah tentang adab perjalanan dari Ustadzah Yusri selaku Kepala Kepesantrenan, para santri berangkat dari Kampus tercinta Al Izzah membawa misi dakwah kepada masyarakat luas agar bersemangat menyambut tahun baru Hijriyah dengan cita-cita menegakkan syariat Islam.

Rute yang ditempuh yaitu dari Al Izzah menuju Aloon-aloon Batu. Setiba di tujuan, santri memaparkan komitmen perubahan menjadi lebih baik di tahun mendatang. Spanduk kreatif bertuliskan ajakan kebaikan dipampang rapi di sepanjang jalan depan Aloon-Aloon. Dilanjutkan sholat sunnah Duha di masjid An Nur. Beberapa santri diamanahi untuk meminta tanda tangan sebagai tanda sepakat atas komitmen kebaikan kepada orang-orang yang lalu lalang di sana. Di serambi masjid An Nur, tampak majelis-majelis ilmu yang terdiri dari santri dan murabbiyah serta wali kelas, membahas tentang sejarah Tahun Hijriyah dan visi misi yang harus dimiliki santri untuk menyongsong masa depan sebagai generasi mujahidah tangguh penerus perjuangan Rasulullah SAW.

***

Apakah tahun baru ini akan kita biarkan terlewat begitu saja tanpa muhasabah dan semangat untuk berubah?

HIJRAH, dalam bahasa Arab bermakna pindah. Makna hijrah dikaitkan dengan peristiwa pindahnya Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah, dari kondisi masyarakat yang tidak mendukung ajaran Islam menuju ke tempat yang menjadi titik awal terbitnya fajar kejayaan peradaban Islam. Dakwah Nabi di Makkah pada saat itu banyak mengalami rintangan berupa tantangan dan ancaman dari kaum musyrikin dan kafir Quraisy. Karena itu, Rasulullah SAW diperintahkan oleh Allah SWT untuk pindah (hijrah). Di Madinah, Nabi dan para sahabat Muhajirin mendapat sambutan hangat oleh kaum Anshar (penduduk asli Madinah). Agama Islam pun mengalami perkembangan amat pesat. Dalam kurun waktu relatif singkat, suara Islam mulai bergema ke seluruh penjuru dunia dan Islam pun berkembang meluas ke seluruh pelosok permukaan bumi. Karena itu tidak mengherankan jika peristiwa hijrah merupakan titik awal bagi perkembangan Islam dan bagi pembentukan masyarakat muslim yang telah dibangun oleh Rasulullah SAW.

Hijrahnya Rasulullah SAW sebagai peristiwa yang terkait erat dengan tahun hijriyah patut kita maknai sebagai semangat untuk melakukan perubahan menuju yang terbaik. “Hijrah for change to be the best!!” Tidak bercita-citakah kita, umat muslim merasakan kembali kejayaan Islam di masa silam? Jika dengan hijrahnya Rasulullah SAW ke Madinah, Islam dapat berjaya, apakah kita juga tidak ingin melakukan hal yang sama untuk mewujudkan kejayaan peradaban Islam di masa sekarang?

Sudah saatnya kita berhijrah, menuju kepribadian dan pemikiran Islam, menciptakan satu langkah awal untuk mewujudkan kejayaan peradaban Islam. Hijrah untuk berubah menjadi lebih baik lagi, agar kita menjadi orang-orang yang beruntung, selamat dunia akhirat, seperti sabda Rasulullah SAW: “ Barangsiapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, dialah orang yang beruntung, siapa yang hari ini keadaannya sama dengan hari kemarin maka dia merugi, dan siapa yang keadaannya hari ini lebih buruk dari kemarin, maka dia celaka.“

Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar kalau mereka mengetahui.” (QS.An Nahl: 41)

“ Semoga kegiatan pawai Muharram ini dapat membangkitkan semangat juang warga Al Izzah dalam mengajak seluruh masyarakat ‘berhijrah’ menuju lebih baik dalam semua aspek ketaatan kepada Allah SWT” demikian harapan Ustadzah Aniyah, S.Pd selaku ketua panitia pawai Muharram 1437 H.