Semarak Idul Adha 1438 H

3

Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih putra yang amat ia sayangi, yaitu Ismail. Sebagai seorang ayah, Nabi Ibrahim merasa bimbang antara mengingkari atau menjalankan perintah Allah. Namun, karena keimanannya yang kuat Nabi Ibrahim pun melaksanakan perintah tersebut. Diajaknya Ismail ke sebuah padang pasir lalu dijelaskanlah bahwa ini adalah perintah Allah. Subhanallah Nabi Ibrahim sangat terkejut mengetahui bahwa Nabi Ismail tidak sedikitpun menolak karena hal tersebut merupakan perintah Allah SWT, sungguh sebuah ketauhidan yang luar biasa.

Maka Ketika Nabi Ibrahim hendak menyembelih Nabi Ismail. Tak disangka, atas kehendak Allah SWT Ismail digantikan oleh seekor gibas. Peristiwa tersebut pun diperingati oleh seluruh umat muslim sedunia dengan nama Eid Al-Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya.

4

Tak ingin ketinggalan, Al-Izzah sebagai salah satu sekolah islam internasional pun turut merayakan hari yang mulia ini. Sebelum Idul Adha, seluruh santri Al Izzah baik SMP maupun SMA melaksanakan puasa Arafah yang diriwayatkan dalam hadits dapat menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun setelahnya.

Untuk menambah semarak Idul Adha, Para Murabbiyah atau pembina santri di asrama mengadakan berbagai macam lomba. Dimalam sebelum Idul Adha, diadakan lomba takbiran yang masing-masing angkatan mendelegasikan 30 orang untuk mengikuti lomba tersebut. Ada yang disertai dengan lagu arab, shalawat, serta kalimat-kalimat pujian terhadap Allah SWT.

1

Keesokan harinya, selepas sholat shubuh para santriwati untuk bergegas menuju tempat pelaksanaan sholat, yaitu lapangan parkir barat. Sholat pun dimulai tepat pukul enam dipimpin oleh Ustadz Nur Faqih selaku imam. Setelah sholat, acara dilanjutkan dengan mendengarkan khutbah sholat Ied yang disampaikan oleh Ustadz Achyar Syurkati.

Setelah itu para santri pun kembali ke asrama untuk makan pagi bersama di lapangan apel. Kegiatan berikutnya adalah perlombaan, para peserta lomba pun menuju area lombanya masing-masing. Untuk SMP, diadakan lomba menghias parcel dan gema semangat Idul Adha. Sedangkan, untuk SMA diadakan lomba membuat mahar, gema semangat Idul Adha serta menghias stand Bazaar.

5

Para santri pun mengikuti lomba dengan antusias. Antusiasme itupun terlihat ketika setiap angkatan menampilkan gema semangat Idul Adha-nya masing-masing. Pun ketika lomba mahar dan parcel telah selesai dan hasilnya dipamerkan di lapangan apel, ratusan santri memadati area pameran untuk melihat dan mengapresiasi karya-karya yang ditampilkan. Sebagai penutup rangkaian acara kegiatan tersebut pada sore harinya seluruh santriwati dan murobbiyah mengadakan kegiatan bakar sate bersama. Keindahan dalam bingkai sebuah arti Idul Adha. aktif/doc