Syahru Ramadhan Syahru Qur’an

Shahru romadhon

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. “ (QS. Al Baqarah: 183)

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat, ampunan dan dijauhkan dari api neraka. Bulan di mana Allah memberikan banyak bonus kepada hamba-Nya. Pahala dilipatgandakan, mengerjakan amal sunnah mendapat pahala seperti amal wajib, yang wajib menjadi berkali lipat pula pahalanya. Dosa-dosa diampuni, do’a-doa’a dikabulkan, setan dibelenggu, neraka dijauhkan dan pintu surga dibuka lebar-lebar. Nah, siapa yang mau melewatkan moment istimewa ini?

Subhanallah, karena niat yang kuat untuk meningkatkan kualitas ketaqwaan kepada Allah, para santri mendapatkan kado indah selama 2 minggu menikmati Ramadhan di kampus Al Izzah. Melalui agenda kegiatan “ Syahru Ramadhan Syahru Qur’an ” santri memaksimalkan bulan suci ini dengan memperbanyak amalan sholeh. Mulai dari setelah sahur, santri melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid, dilanjutkan dengan tahfidz Al Qur’an.

Pada pagi harinya, santri menunaikan sholat sunnah duha berjamaah. Santri belajar menjadi imam sholat dengan membaca 1 juz Al Qur’an. Santri kembali asyik menikmati membaca Al Qur’an pada kegiatan tadarus dan pelatihan membaca Al Qur’an melalui tasmi’ dan tahsin. Kegiatan pagi berakhir pada pukul 11.00 wib kemudian sholat duhur berjamaah di masjid.

Sore, ba’da ashar, santri mengikuti majlis ilmu pada halaqah sughra yang diisi oleh Ustadzah Murabbiyah. Materi yang disampaikan meliputi adab-adab yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti menuntut ilmu, birrul walidain, adab perjalanan, adab terhadap Al Qur’an dsb. Usai halaqah, santri diizinkan untuk menikmati asyiknya berjajan takjil dengan penjagaan yang aman dari satpam dan murabbiyah.

Pukul 17.20 wib.. santri mulai terlihat memadati lapangan apel sambil menanti adzan untuk berbuka puasa bersama kawan-kawannya. Suasana yang akrab dan penuh keceriaan.

Kegiatan berlanjut usai sholat magrib, makan malam kemudian shalat isya’, taraweh, witir sampai dengan ditutup dengan tadarus Al Qur’an sampai pukul 20.30 wib. Usai sholat taraweh, santri juga memberikan tausiyah sesuai tema yang telah ditentukan. Alhamdulillah selama 2 minggu di asrama, santri mendapatkan pengalaman menjadi imam sholat dan penceramah tausiyah. InsyaAllah diharapkan ini dapat menjadi bekal santri ketika terjun di masyarakat luas nantinya. Sebagai ‘tiket’ pulang, santri juga harus mengkhatamkan Al Qur’an sebanyak 2 kali khatam. Nah, semoga semakin semangat mempelajari dan mengamalkan kandungan Al Qur’an. Sehingga Ramadhan tahun ini bisa menjadi moment peningkatan kualitas ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Amiin.(weta)