Tarhib Ramadhan 1436 H

tarhib

Alhamdulillah… Marhaban Ya Ramadhan..

Segala puji syukur kepada Allah. Kita berjumpa kembali dengan Ramadhan tahun ini. Seluruh umat muslim bersuka cita menyambutnya. Mengajak saudara-saudara kita untuk menjalankan ibadah puasa agar kita meraih predikat taqwa di hadapan Allah.

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. “ QS. Al Baqarah: 183.

Perintah Allah inilah yang membuat semangat menggelora pada diri seluruh santri Al Izzah. Dengan membawa poster serta leaflet bertuliskan tentang kewajiban & keutamaan berpuasa Ramadhan, para santri melakukan long march dari Kampus Al Izzah sampai dengan Aloon-aloon Batu.

Sebelum pemberangkatan, para santri diberikan arahan terkait adab perjalanan oleh Ustadzah Yusri, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadhan oleh Ust. Maftuhin selaku Direktur Pendidikan LPMI Al Izzah.

Sepanjang perjalanan, para santri terlihat antusias dan bersemangat mengajak masyarakat untuk menjalankan ibadah puasa. Tiba di aloon-aloon, beberapa Ustad yang dipandu oleh Ust. Nanang selaku panitia acara, melakukan orasi ajakan berpuasa Ramadhan. Alhamdulillah, acara berlangsung dengan lancar dan tertib.

“ Semoga ini menjadi salah satu media dakwah kepada masyarakat, mengajak seluruh umat muslim untuk menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan ini. ” harapan panitia Tarhib Ramadhan.

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan, semoga amal ibadah kita mendapatkan ridha dari Allah SWT. Semoga semakin meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada-Nya. Semangat berpuasa, semangat menghiasi Ramadhan ini dengan amalan-amalan sholih.

 

Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda(antara yang benar dan yang batil). Karena itu barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa) maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas asma-Nyayang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur. ”  QS. Al Baqarah: 185.