Tasqiifu Jundillah “ Isra Perjuangan Santri Al Izzah Menuju Mi’raj Kehidupan “

“ Isra Perjuangan Santri Al Izzah Menuju Mi’raj Kehidupan “

Wajah ceria menghias langkah santri Al Izzah menuju bumi perkemahan, tempat yang akan mereka tempati selama 8 hari ke depan. Langkah pasti untuk menempa diri dalam ujian kemandirian school culture. Dimulai hari Kamis, 5 Mei 2016. Kegiatan dibuka oleh Ustadzah Yusri selaku Kepala Kepesantrenan. Pada hari pertama ini, kegiatan diawali Talkshow Isra’ Perjuangan Santri Menuju Mi’raj Kehidupan.

Setiap harinya, santri bangun pada pukul 03.00 wib untuk mengerjakan sholat tahajud, dilanjutkan sholat subuh berjamaah dan muraja’ah Al Qur’an. Pukul 05.30 wib santri mulai melakukan aktivitas bersih diri, bersih tenda dan sarapan pagi. Pukul 06.30 wib sampai 08.00 wib anak-anak berolahraga sehat. Santri dilatih kedisiplinannya dalam kegiatan PBB ( Pelatihan Baris Berbaris ), siangnya para santri mengasah kecerdasan dalam sesi cerdas cermat. Sorenya anak-anak diberi materi “jundilatul jamilah” tentang berpakaian syar’i dan rapi, seperti memakai ciput dan cemiti untuk membantu menutup aurat. Acara dilanjutkan lagi ba’da magrib yaitu tadabbur Al Qur’an. Ba’da Isya’ mereka melakukan muhasabah diri/evaluasi atas kegiatan satu hari yang mereka jalani.

Sabtu, 07 Mei 2016. Anak-anak belajar mandiri menyelesaikan masalah dalam kegiatan “Shiroo’ut Tandzimiyyu”. Mereka diberikan study kasus, kemudian mereka berdiskusi dengan teman satu kelompok untuk memecahkannya. Siang harinya, ba’da duhur, mereka berkompetisi dalam kreasi es manado. Wah, segarnya J.

Nah, Sampailah kita pada hari Ahad. 08 Mei 2016. Kegiatan yang paling menantang. “Tajullu Jaisyatu fil Quwwati” Mengasah jiwa juang & pantang menyerah, rasa tanggung jawab, mandiri dan kepedulian pada sesama. Sepanjang perjalanan, dengan penuh semangat para santri saling menolong teman-temannya agar dapat mencapai puncak bukit Paralayang. Malam harinya diadakan refleksi “ Yatadzakkarul Khoiru” menyebutkan kebaikan teman-teman saat perjalanan mendaki bukit.

Senin, 09 Mei 2016. Santri kita melakukan bakti sosial di masyarakat dalam kegiatan “Qosimul Farihah”. Ada yang berbagi ilmu dengan mengajar di SD Lukmanul Hakim Hidayatullah, ada yang membagikan uang kepada warga Sumberejo dan Persembahan Tampilan santri Al Izzah untuk menghibur anak-anak Sekolah Dasar, Anak Yatim Piatu.

Selasa, 10 Mei 2016. Permainan seru “ haling rintang “ menyegarkan kembali semangat para santri. Diawali pagi harinya, mengasah kecerdasan dengan games Rangking 1.

Rabu, 11 Mei 2016. Pemberian materi sopan dan santun. Sorenya anak-anak berlatih untuk persiapan api unggun pada malam harinya. Pukul 19.30 wib, acara api unggun. Usai penampilan-penampilan kreatif dari santri, mereka larut dalam keceriaan, bersama bakar-bakar sate dan jagung. Hmm.. sedapnya. Sungguh, moment yang akan selalu terkenang sepanjang masa. Indahnya bersama dalam Tasqiifu Jundillah.

Esok harinya, Kamis, 12 Mei 2016. Inilah hari terakhir Tasqiifu Jundillah. Usai apel penutupan, seluruh santri kelas 7 & 8 SMP Al Izzah kembali ke asrama. “Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini mampu meningkatkan jiwa kemandirian, semangat juang dan nilai school culture pada diri santri.“ Demikian harapan ustadzah Roudlotul Jannah selaku ketua panitia.