ZAZA;

Qurrota A’yun Yang Senang Belajar Ilmu Islam

Fauziah Khanza Andrian, atau yang akrab disapa ZAZA, muslimah yang begitu menyejukkan ketika dipandang. Sikap tawadhu’ terpancar dari akhlak kesehariannya di Al Izzah. Tutur kata yang halus dan perilaku yang santun dengan senyuman meneduhkan mampu

membuat teman-teman di sekelilingnya merasa senang dengan sosoknya. Ananda yang lahir 9 Februari 2001 lalu, dari pasangan Andri Kurniawan dan Wiwik Ana Farida ini sedang duduk di kelas IX, sedang persiapan menghadapi ujian nasional SMP. Di tengah padatnya persiapan UN tersebut, ternyata tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap menuntut ilmu Islam. Ananda senang membaca buku Islami dan mengajak diskusi keislaman dengan para Ustadzah, hal tersebut ananda lakukan untuk semakin menguatkan keimanan dan bekal untuk berdakwah. Ingin mengajak teman-teman melakukan kebaikan dan berusaha mencegah ketika menemui hal yang melanggar syariat Islam. Karena bagi ananda, prestasi sejati adalah menjadi terbaik di hadapan Ilahi. Bisa beramal sesuai syariat Islam.

Anak pertama dari empat bersaudara ini mempunyai cita-cita menjadi hafidzah, muslimah yang qurrota a’yun, ibu amanah dan mujahidah yang melahirkan generasi penerus perjuangan Rasulullah SAW. Di samping itu, sebagaimana teladan dari para pejuang Islam terdahulu yang juga jago dalam ilmu sains, ananda bercita-cita menjadi ilmuan muslim atau master olimpiade sains. Menjadi muslimah traveler juga masuk dalam daftar cita-cita Zaza.

Saat ini ananda berusaha untuk menekuni seluruh bidang ilmu sains khususnya pelajaran favoritnya yaitu Biologi. Dan utamanya, semakin menggebu mendalami ilmu Islam serta bersungguh-sungguh menghafal Al Qur’an & mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Berkat usaha keras menuntut ilmu tersebut, Allah memberi kado-kado manis dalam sejarah perjuangan di Al Izzah. Nilai-nilai akademik yang istiqomah memuaskan menghias manis rapornya, hingga masuk finalis Olimpiade Nasional. Nilai juziyyah hafalan Al Qur’annya pun turut menghias manis perjuangannya.

“ Alhamdulillah, sangat bersyukur sekali bisa berada di lingkungan Islami yang kondusif seperti di Al Izzah. Selalu berada dalam majelis ilmu, menghafal Al Qur’an dan berusaha mengamalkannya. Ilmu yang bermanfaat untuk bekal dunia akhirat. Banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang menjadi hikmah untuk menapak masa depan. “ Kesan Zaza terhadap kampus Al Izzah tercinta ini.

Tokoh yang menjadi inspirator terbesar dalam perjalanannya menapak prestasi adalah Rasulullah SAW dan Fatimah Az Zahra. Perjuangan Rasulullah SAW dalam mendakwahkan Islam sangat luar biasa, bahkan seorang penulis dunia yang non muslimun mengabadikan beliau sebagai sosok yang paling berpengaruh dalam perubahan dunia. Demikian pula dengan Fatimah Az Zahra yang banyak memberikan teladan dalam kesederhanaan hidup. Mengukir prestasi di hadapan Allah dengan ghirah ketakwaan dan turut mendakwahkan Islam.

Subhanallah.. ternyata anak-anak kita telah mempunyai cita-cita yang sangat mulia. Tidak hanya berprestasi dalam bidang dunia/ilmu sains melainkan berusaha meraih prestasi sejati di hadapan Ilahi. Di saat kaum muda tengah asyik mengejar prestise prestasi duniawi, ternyata ada mutiara-mutiara qurrota a’yun yang sedang berjuang untuk kemuliaan agamanya, Islam. Itulah hakikat prestasi bagi mereka. Kesuksesan yang sesungguhnya. Kemenangan yang agung.

“ Wahai orang-orang yang beriman, maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan ke tempat-tempat tinggal yang baik di dalam surga Adn. Itulah kemenangan yang agung.” (QS. As Saff: 10-12)

zaza

Fauziah Khanza Andrian,