Tanpa Henti, 3 Piala, 3 Juara Dalam Satu Waktu

Prestasi gemilang kembali diraih oleh santri SMP Al Izzah Batu. Adilatul Alia menjadi juara I Olimpiade matematika tingkat Jawa. Olimpiade yang dipromotori oleh Himpunan Mahasiswa Matematika (Himaptika) UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut dilaksanakan pada tanggal 15 September 2018 lalu, yang diikuti oleh peserta dari perwakilan siswa terbaik SMP/MTs Se-Jawa.

Perolehan prestasi tersebut mengantarkan Adila memperoleh tiga piala, diantaranya: piala bergilir dari Gubernur Jawa Timur, Piala Walikota Surabaya, dan Piala Juara I, serta mendapat hadiah tabungan prestasi pendidikan sebesar Rp. 3.250.000,00. Dengan beruntunya perolehan penghargaan ini diharapkan ananda  bisa terus tanpa henti menggali dan mengembangkan potensi diri, serta memotivasi santriwati SMP Al Izzah yang lain untuk berjuang bersaing, Fastabiqul Khairat dalam bentuk prestasi dan berjihad fi sabilillah, ungkap Ustadzah Tutik Masruroh, M.Pd selaku Guru Pembimbing dan Ustadzah Citra Eka Susanti, S.Pd selaku pendamping.

Perolehan prestasi ini diharapkan juga bisa mensyukuri nikmat yang Allah berikan bagi kita selaku ummat Islam, karena ummat Islam adalah yang  ummat yang tertinggi disbanding dengan ummat yang lain yang lain, ini sebagai bukti bahwa untuk mensyukuri hal tersebut tidaklah hanya mengucapkan Hamdalah, melainkan yang lebih penting yaitu dengan perbuatan,  ungkap Ustadz Aziz Effendy, S.Si selaku kepala SMP Al Izzah dalam sambutannya.

Penghargaan ini semua dari Allah, oleh Allah, dan untuk Allah, yang diberikan kepada kita hanya sebagai bonus kecil pelepas lelah, selain itu komitmen ini diniatkan untuk membuktikan bahwa Generasi Ummat Islam itu tidak tertinggal jaman, generasi ummat Islam Milenial dan “Supervive of Islam”. Selain itu juga diniatkan untuk meningkatkan dan mematangkan diri, mental, berjuang, berusaha, berdoa, dan tawakal, tidak tertinggal lagi untuk memotivasi santri dan merubah stigma “ bahwa anak pondok itu tidak dianggap kampungan,/kudet, tetapi mampu bersaing bahkan mampu menjadi Inspirasi”, ungkap Adila selaku pemeroleh hadiah dan prestasi di sela kesibukannya mempersiapkan pembelajaran di kelas 9a.WhyOno

Juara I National Biology Olympiad

Olimpiade Biologi bergengsi dengan tema Create the Best and Infinite Generation tersebut diikuti oleh peserta terbaik SMP/Mts Tingkat Nasional. Kegiatan ini bertepatan dengan Milad Al Izzah yang ke-12. Alhamdulillah, pada milad ke-12 ini Al-Izzah mendapatkan hadiah istimewa dari perjuangan santri dan guru pembina olimpiade.
Perjuangan ini dimulai dari bulan Agustus yang harus menyisihkan 600 peserta dari seluruh Indonesia, tidak berhenti sampai disitu perjuangan siswa, mereka harus mengikuti babak semifinal berupa analisis praktikum 30 tim yang disaring dari berbagai Provinsi, dan berkat perjuangan yang gigih pantang menyerah, pada saat siswa yang lain sedang merayakan agenda Muharram di pesantren mereka menyisihkan waktunya pagi hingga malam untuk menghadapi babak final yang berupa analisis studi kasus, mereka harus bersaing dengan 10 tim terbaik se-Indonesia yang dilaksanakan pada 8-9 September 2018 bertempat di Universitas Negeri Malang.

Alhamdulillah perjuangan mereka membuahkan hasil yang gemilang, ananda Diana Puspita dan Adlin Arum menjuarai National Biology Olympiad 2018 (BO18). Dengan prestasi tersebut ananda berdua mendapat hadiah berupa tabungan penghargaan sebesar Rp 2. 000.000,- dan pengalaman yang tak ternilai harganya.

Perolehan prestasi ini diharapkan bisa mengasah kemampuan analisis peserta didik sebagai bekal menjadi saintis muda muslimah yang bertaqwa, cerdas, dan berakhlaqul karimah, ungkap Ustadzah Ayuni Adinda, S.Pd. selaku guru pembimbing. Dan ini merupakan hadiah Istimewa di akhir tahun 1439 H bersamaan dengan Harlah Al Izzah ke-12 ungkap Ustadz Aziz Effendy, S.Si selaku kepala SMP Al Izzah.

Kembali Raih Prestasi, Santri SMP Al- Izzah Juarai Lomba Menulis Cerpen Nasional

Empat santri SMP Al Izzah yang menjuarai lomba Pena MAPK Nasional

Batu- Bulan Agustus menjadi salah satu momuntem bagi santri-santri SMP Al Izzah (IIBS) Kota Batu untuk mengikuti serangkaian lomba. Kali ini, empat santri SMP A l Izzah atas nama Fia Naflah Rianti Noor mendapat juara 3 lomba menulis cerita fiksi mini pada ajang Pena MAPK di Solo. Sedangkan tiga santri lainnya, yaitu Bintu Tsani Hauna Niswah, Zanira Yumna Khalida, dan Alifia Nayla Muhayang terpilih menjadi penulis dengan 10 karya terbaik tingkat nasional.

Lomba menulis cerita fiksi mini ini diselenggarakan sebagai bentuk dari pelaksanaan kegiatan literasi di sekolah. Kegiatan literasi tidak hanya berkaitan dengan budaya membaca, melainkan kegiatan literasi yang dicanangkan Pemerintah Indonesia juga mendukung minat dan bakat anak dalam menulis sebuah karya. Pena MAPK merupakan salah satu ajang kepenulisan yang berusaha mewadahi kemampuan anak dalam menulis cerpen.

Lomba ini diadakan pada tanggal 26 Agustus 2018. Tema lomba menulis cerita fiksi mini pada kali ini adalah ‘untuk pertama kalinya’. Peserta lomba diminta untuk menulis cerpen dengan batas maksimal 800 kata. Peserta dibagi menjadi dua tingkat, yaitu tingkat SMP/Mts Nasional dan tingkat SMA/MA Nasional.

“Alhamdulillah. Puji Syukur, saya sangat bahagia dengan kemenangan yang Allah berikan pada saya dan teman-teman. Kebetulan juga kami bergabung di kelas Olimpiade Bahasa Indonesia sehingga bakat dan kreativitas kami bisa tersalurkan dengan adanya lomba-lomba ini,” ujar Fia Nafla Rianti Noor, pemenang lomba Pena MAPK tahun ini. FR

Festival Remaja Sholihah (FRESH) KE-XIII

Agenda tahunan Festival Remaja Sholihah atau yang biasa disebut Fresh, kembali dilaksanakan mulai tanggal 7 september hingga berakhir di penutupan tanggal 11 september. Dalam acara tahun ini fresh kembali melombakan banyak jenis perlombaan, mulai dari drama, cerdas cermat, pidato bahasa arab, hingga qiro’atul akhbar. Dengan banyaknya jenis lomba, santri al-izzah sudah mempersiapkan dan membagi kelompok-kelompok di tiap kelas untuk berlatih dan menampilkan penampilan terbaik mereka.

Kegiatan Fresh selalu menjadi ajang unjuk kebolehan para santri dalam bidang non akademik, terbukti dari tiap tahun ke tahun peserta semakin semarak dan antusias, dari tiap kelas bahkan dapat terbagi menjadi 3-5 kelompok perlombaan. Agenda ini diselenggarakan oleh bagian kepesantrenan al-izzah. Jenis lomba Favorit bagi santri adalah speiza voice, peragaan busana dan cerdas cermat.

Harapan untuk agenda fresh tahun ini tepatnya fresh yang ke- XIII adalah semakin meningkatnya kreatifitas dan kemampuan kemandirian santri, seiring dengan datangnya bulan muharram, sesuai dengan tema yang diangkat ” Semangat Muharram Mewujudkan Mujahidah Inspirasi Kebangkitan Ummah “.

Meluruskan Niat Menuntut Ilmu karena Allah

Hari Senin (3/9) kemarin santri SMP dan SMA ALS mendapat tamu istimewa dari Jakarta, yakni Ustad Derry Sulaiman. Ustad yang merupakan pendakwah yang sering muncul di televesi ini mengajak santri SMP dan SMA ALS menyanyikan syair “Semua Akan Mati” karya beliau sendiri. Dalam tausiah tersubut Ustad Derry mengingatkan santri SMP dan SMA ALS bahwa kematian itu pasti datang. Karena itu, Ustad Derry Sulaiman mengajak semua santri segera berhijrah. Semua santri diajak bersungguh-sungguh mengerjakan segala yang jadi kewajiban mereka dengan semata hanya mengharap rida Allah, meluruskan Niat Menuntut Ilmu karena Allah, menjadi dai-dainya Allah.

Ustad Derry menambahkan bahwa dalam sebuah hadis, Rasulullah menyampaikan orang yang paling beruntung adalah orang yang selalu mengingat kematian. Dengan demikian, santri SMP dan SMA ALS dihimbau untuk selalu mengingat kematian. Hal itu akan membuat santri selalu takut jika melakukan kemaksiatan. Tausiah singkat tersebut berjalan dengan khidmat. 

Semarak Agenda Idul Adha 1439 H

Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih putra yang amat ia sayangi, yaitu Ismail. Sebagai seorang ayah, Nabi Ibrahim merasa bimbang antara mengingkari atau menjalankan perintah Allah. Namun, karena keimanannya yang kuat Nabi Ibrahim pun melaksanakan perintah tersebut. Diajaknya Ismail ke sebuah padang pasir lalu dijelaskanlah bahwa ini adalah perintah Allah. Subhanallah Nabi Ibrahim sangat terkejut mengetahui bahwa Nabi Ismail tidak sedikitpun menolak karena hal tersebut merupakan perintah Allah SWT, sungguh sebuah ketauhidan yang luar biasa.

Maka Ketika Nabi Ibrahim hendak menyembelih Nabi Ismail. Tak disangka, atas kehendak Allah SWT Ismail digantikan oleh seekor gibas. Peristiwa tersebut pun diperingati oleh seluruh umat muslim sedunia dengan nama Eid Al-Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya.

Tak ingin ketinggalan, Al-Izzah sebagai salah satu sekolah islam internasional pun turut merayakan hari yang mulia ini. Sebelum Idul Adha, seluruh santri Al Izzah baik SMP maupun SMA melaksanakan puasa Arafah yang diriwayatkan dalam hadits dapat menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun setelahnya.

Untuk menambah semarak Idul Adha, Para Murabbiyah atau pembina santri di asrama mengadakan berbagai macam lomba. Dimalam sebelum Idul Adha, diadakan lomba takbiran yang masing-masing angkatan mendelegasikan 30 orang untuk mengikuti lomba tersebut. Ada yang disertai dengan lagu arab, shalawat, serta kalimat-kalimat pujian terhadap Allah SWT.

Keesokan harinya, selepas sholat shubuh para santriwati IIBS dan santri ALS untuk bergegas menuju tempat pelaksanaan sholat, yaitu lapangan parkir barat. Sholat pun dimulai tepat pukul enam. Setelah sholat, acara dilanjutkan dengan mendengarkan khutbah sholat Ied yang disampaikan oleh Ustadz Maftuhin Ahmadi selaku Direktur Akademik.

Setelah itu para santri pun kembali ke asrama untuk makan pagi bersama di lapangan apel, dan santri putra bersama-sama untuk melaksanakan tugas mengolah daging untuk di sate dan makan bersama. Kegiatan berikutnya adalah perlombaan, para peserta lomba pun menuju area lombanya masing-masing. Untuk SMP, diadakan lomba menghias parcel dan gema semangat Idul Adha. Sedangkan, untuk SMA diadakan lomba membuat mahar, gema semangat Idul Adha serta menghias stand Bazaar.

Para santri pun mengikuti lomba dengan antusias. Antusiasme itupun terlihat ketika setiap angkatan menampilkan gema semangat Idul Adha-nya masing-masing. Pun ketika lomba mahar dan parcel telah selesai dan hasilnya dipamerkan di lapangan apel, ratusan santri memadati area pameran untuk melihat dan mengapresiasi karya-karya yang ditampilkan. Sebagai penutup rangkaian acara kegiatan tersebut pada sore harinya seluruh santriwati dan murobbiyah mengadakan kegiatan bakar sate bersama. Keindahan dalam bingkai sebuah arti Idul Adha. aktif/doc

Semarak Prestasi Mengisi Kemerdekaan

Barbagai elemen masyarakat melakukan kegiatan untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73. Tak terkecuali segenap Civitas academica LPMI Al Izzah Batu. Peringatan HUT tersebut diawali dengan upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan pada hari Jumat (17/8) di lapangan upacara Al Izzah IIBS dan ALS. Upacara yang diikuti oleh siswa SMP dan SMA Al Izzah dan dewan guru mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Selain itu, untuk mensyukuri dan mengisi HUT kemerdekaan ke-73 tersebut dilaksanakan lomba dalam rangka menggali kompetensi siswa. Diantara: lomba pidato kebangsaan/kemerdekaan, pemilihan dai cilik (Pildacil), lomba baris-berbaris, poster Islami, cerdas cermat islami (CCI), dan kebersihan kelas.
Berbagai prestasi diraih siswi dalam Al Izzah Competetion tersebut, baik secara individu maupun kelompok. yaitu dengan semangat berprestasi. Peristiwa kemerdekaan patut dijadikan teladan teladan dalam mengisi kemerdekaan. Diantaranya,

PEMENANG AL IZZAH COMPETITION
Pemenang Lomba Pidato Kebangsaan
Juara 1 Jihan Tabina Salma (9a)
Juara 2 Calista Shifa Tazkiya (9d)
Juara 3 Nayla Putri Wilanitya (9b)

PEMENANG LOMBA PILDACIL
Juara 1 Keisha Chatlina Nathania P (9a)
Juara 2 Ishmah Maziun (8c)
Juara 3 Talitha Syahda (9c)

JUARA LOMBA CERDAS CERMAT ISLAMI
Juara 1 kelas 8c
Juara 2 kelas 7c
Juara 3 kelas 7d

JUARA LOMBA DESAIN POSTER ISLAMI
Juara 1 Sashi Maritza Nayaparahita (8c)
Juara 2 Lila Aisyah Aryanti Tiyasa (9a)
Juara 3 Aliyah Amirni Nabitha (9c)

LOMBA KEBERSIHAN KELAS
Juara 1 kelas 8b
Juara 2 kelas 9d
Juara 3 kelas 7c

LOMBA BARIS BERBARIS
Juara 1 Kelas 9D
Juara 2 Kelas 8C
Juara 3 Kelas 9B

Pelaksaaan Al Izzah Competetion tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat disiplin, berjiwa juang tinggi, semangat, dan pantang menyerah untuk meraih prestasi. Hal tersebut sebagai bukti aplikasi School Culture sebagai bentuk cinta tanah air, selain itu juga sebagai penerapan menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari perbuatan yang munkar, ungkap Ustadz Wiyono M.Pd. Selaku ketua panitia lomba.

Diena Rasyida, Ceria dan Taqwa. Tuntas 15 Juz Sekali Duduk

Alhamdulillah, Ananda Diena Rasyida telah melaksanakan ujian tahfidz 15 juz sekali duduknya di Masjid Graha Aliyah. Ujian yang dilaksanakan pada Sabtu, 4 Agustus ini merupakan kali kedua bagi santri SMA Al Izzah setelah Ananda Belvathilda. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh perwakilan dari KEMENAG dan Ustadz Mahfudz Irwan selaku kepala Sekretariat dan Humas al izzah.

            Ananda kemudian mengawali dengan membaca Surah Al-Fatihah yang dilanjutkan Al-Baqarah hingga An-Nisa di juz 5. Untuk 10 juz selanjutnya dimulai dari juz ke-21 sampai dengan 30. Dari tim tahfidz sendiri mempercayakan beberapa santri dari kelas 10 hingga 12 untuk ikut menyimak. Teman-teman dari kelompok tahfidz ananda pun turut bergabung. Tak lupa, keluarga juga datang untuk menyemangati.

            Walaupun ada sedikit kendala, ananda tetap mampu menyelesaikan ujian dengan baik. Setelah membacakan 15 juz tersebut, kompak para santri menyerukan hamdalah sebagai ungkapan rasa syukur. Bahkan beberapa santri pun turut meneteskan air mata haru.

            Setelah Ashar, Ustadz Ali Imron hadir untuk memberikan beberapa pertanyaan. Beliau meminta ananda untuk membacakan Surah Al-Fatihah mulai dari akhir sebagai pertanyaan pertama. Ananda pun dapat dengan sangat lancar membacakan surah tersebut. Pertanyaan kemudian dilanjutkan dengan menanyakan ayat apa yang menjelaskan tentang ilustrasi dari Ustadz Imron sebelumnya. Suasana mulai mencair ketika Diena Rasyida yang dengan gamblang  meminta bantuan sang ayah untuk menjawab. Namun, ananda tetap dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut walau hanya dengan sedikit petunjuk. Di akhir, Ustadz Imron selaku Tim Pembina LPMI Al-Izzah menutup agenda dengan doa bersama.D/L.Aktif

Studi Komparatif SMA Al Muttaqin Fullday School Kota Tasikmalaya

Pada hari Jumat Tanggal 12 Agustus  2018 Pukul 13.00 – 15.00 WIB Pondok pesantren Al Izzah mendapat kunjungan  dari SMA Al Muttaqin Fullday Scool Kota Tasikmalaya Dalam rangka membangun silaturrahmi dan jaringan kerjasama dengan sekolah islam,serta membagun pendidikan dengan studi kompratif ke lembaga SMA Al Izzah Batu Jawa Timur  dengan beberapa materi pengembangan tentang konsep pengembangan kurikulum  SMA Al Izzah, Sruktur dan model KBM, Pola pembinaan kepemimpinan siswa,Pola pembinaan Tahfidz Quran dan pola pembinaan bahasa. 

Acara berlangsung dengan baik, dengan MC ust Nurfaqih, M.Pd.I selaku di bidang humas dan sekretariat. Setelah itu agenda orientasi kelembagaan disampaikan oleh ust. Noor Hariyanto, S.Si selaku kepala sekolah SMA Al Izzah dan didampingi ust. Prio Raharjo , M.pd selaku waka kurikulum.

Dalam forum tersebut diikuti 25 peserta di antaranya adalah tim manajemen sekolah Bapak  Drs. Jenal Al Purkon, M.Pd , divisi pembinaan masuk perguruan tinggi Bapak Kadar Solihin,S.S, Divisi Pembinaan OSN, Riset dan lomba akademik Ibu Dianan Arianti,S.M.Pd, divisi pembinaan disiplin dan pengembangan siswa Aep Saepullah , M.Pd, divisi pembinaan bahasa Bapak Jenal, M.Pd.I dan  divisi kewirausahaan dan tata kelola sekolah Bapak Drs. Tabiin Baedlawi. Agenda mulai dari pemaparan program, dilanjutkan Tanya jawab dan ditutup dengan surve keliling kampus al izzah.

Pelantikan OSIS SMA Periode 2018-2019

Senin, 6 Agustus 2018, bertempat di lapangan HTB, dilangsungkan acara serah terima dan pelantikan OSIS/MPK SMA AL-IZZAH periode 2018/2019. Acara berlangsung setelah agenda apel senin seperti biasa. Dengan dipimpin Tiara Citra selaku pembawa acara, pasukan barisan yang dipimpin oleh Ayu Sena memasuki lapangan. Memasuki acara inti, yaitu penyerahan pin oleh Halid Adib Hanum selaku ketua osis periode 2017/2018 kepada Saflina Hansa selaku ketua osis periode 2018/2019 dan Nindy Amelia, ketua MPK periode sebelumnya kepada Izdihar Rahmania. Dilanjutkan pengucapan janji OSIS/MPK yang dipimpin oleh Ustadzah Mafia selaku Waka kesiswaan SMA. Acara berlangsung dengan hikmat diikuti oleh peserta upacara yang lainnya.

‘’Harapan saya pada osis periode selanjutnya dapat menjalankan amanah dengan baik, bertanggung jawab, mempertahankan solidaritas sesama anggota, bisa menjadi teladan serta melaksanakan apa yang sudah dijanjikan. Semoga program kerja yang sudah di rancang berjalan dengan baik dan dapat memperbaiki yang kurang dan melanjutkan program osis yang sudah baik periode lalu.’’ Ungkap Nindy Amelia setelah proses serah terima berlangsung.

Acara diakhiri dengan foto bersama. Tak sedikit anggota osis yang terharu. Semoga kepemimpinan osis periode kali ini dapat menjalankan amanah dengan niat yang lurus serta lillah. af